Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kukar. Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam pengembangan sepak bola lokal.

Ia mengusulkan agar pelatih dan wasit menjalani uji kompetensi secara berkala guna meningkatkan profesionalisme dan menjamin kualitas pembinaan di tingkat daerah.

“Kita butuh pembinaan SDM yang konsisten. Ketika kami menangani LPTQ Kukar, kami bekerja sama dengan perguruan tinggi ilmu Al-Qur’an di Jakarta untuk uji kompetensi. Hasilnya banyak yang belum memenuhi standar. Hal ini juga bisa diterapkan dalam sepak bola,” kata Edi, belum lama ini.

Lanjutnya, uji kompetensi bukan sekadar formalitas administratif, melainkan sebagai bentuk evaluasi menyeluruh terhadap kemampuan dan kesiapan SDM dalam mengikuti perkembangan dunia olahraga, khususnya sepak bola yang terus berkembang secara teknis dan manajerial.

Ia menyebutkan, evaluasi ini akan menjadi tolok ukur sejauh mana kualitas pelatih dan wasit bisa ditingkatkan atau perlu pelatihan lanjutan untuk mengimbangi kebutuhan zaman.

“Pemerintah, melalui Dispora, pasti mendukung. Tapi kita juga harus terbuka untuk evaluasi. Pelatih dan wasit perlu diuji kompetensinya agar bisa diketahui apakah mereka siap berkembang atau butuh pelatihan lebih lanjut,” ucapnya.

Tak hanya pada aspek pelatih dan wasit, Edi juga menyoroti pentingnya pembaruan data klub sepak bola di Kukar sebagai bagian dari upaya pembenahan manajemen dan administrasi yang transparan.

Ia menilai bahwa data klub yang valid akan mempermudah pemerintah dalam menyalurkan bantuan maupun menyusun program pembinaan secara merata.

“Kalau data klub belum diperbarui, segera perbarui. Jangan hanya ada klubnya, tapi kepengurusannya juga harus jelas dan aktif. Jika pengurusnya masih berpegang pada cara lama, sulit bagi sepak bola kita untuk berkembang,” tegasnya.

Edi berharap pembinaan sepak bola di Kukar tidak hanya fokus pada pembangunan fisik seperti stadion dan lapangan, tetapi juga pada penguatan kelembagaan dan kompetensi pelaku olahraga di tingkat lokal.

Ia menambahkan, sistem kompetisi yang baik, didukung oleh SDM berkualitas dan data administrasi yang tertata, menjadi fondasi penting untuk mencetak atlet yang bisa bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

Dengan langkah-langkah strategis tersebut, Edi optimistis perkembangan sepak bola di Kukar akan jauh lebih terarah dan mampu menghasilkan pemain-pemain andalan yang mengharumkan nama daerah.

“Kita tidak bisa bicara prestasi kalau dasarnya belum kita bangun dengan baik. Evaluasi ini penting, pembaruan data penting, semua demi kemajuan sepak bola Kukar,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *