Timesnusantara.com — Samarinda. Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Seno Aji, menegaskan bahwa program Pendidikan Gratis untuk Rakyat Kalimantan Timur (GratisPol) telah berjalan sesuai target, mencakup siswa SMA/SMK baik negeri maupun swasta, hingga mahasiswa di perguruan tinggi negeri (PTN). Pernyataan itu disampaikan usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kaltim, Senin (23/6/2025).
“GratisPol sudah jalan. Pendidikan gratis untuk SMA dan SMK baik negeri maupun swasta sudah berjalan melalui BOSP,” ujar Seno Aji.
Menurutnya, Pemprov Kaltim telah bekerja sama dengan tujuh perguruan tinggi negeri (PTN) dalam pelaksanaan program ini. Dana bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa dari Kalimantan Timur di tujuh PTN tersebut sudah dicairkan. Hal ini menjadi bentuk konkret realisasi program GratisPol yang diluncurkan sejak April 2025 lalu.
Sementara untuk perguruan tinggi swasta (PTS), Seno menjelaskan bahwa saat ini Pemprov masih dalam proses finalisasi perjanjian kerja sama (PKS). Salah satu kampus yang sedang dalam proses adalah Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Samarinda.
“Kemungkinan belum (berjalan untuk PTS), karena kita belum PKS dengan Untag. Tapi kita sudah minta seluruh PTS untuk menunda pembayaran UKT bagi mahasiswa baru. Dana bantuan sudah kami siapkan, tinggal tunggu PKS saja,” jelasnya.
Langkah penundaan pembayaran UKT ini, kata Seno, diambil agar para mahasiswa baru di PTS tidak terbebani biaya kuliah di awal semester sambil menunggu proses administrasi tuntas.
Selain di jenjang pendidikan tinggi, program GratisPol juga mencakup subsidi pendidikan tingkat SMA/SMK melalui Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) yang menanggung biaya sekolah baik di lembaga negeri maupun swasta. Ini merupakan perluasan dari program pendidikan gratis yang sebelumnya hanya berlaku bagi sekolah negeri.
Pemprov Kaltim menargetkan program GratisPol dapat menjangkau seluruh kabupaten/kota dan mendorong peningkatan angka partisipasi pendidikan tinggi di Kaltim, yang saat ini masih berada di bawah rata-rata nasional.
“Kami ingin semua anak Kaltim punya kesempatan kuliah, tak terkecuali. Baik itu di PTN maupun PTS, semua bisa merasakan manfaat GratisPol,” tegas Seno.
Program ini juga selaras dengan visi Kalimantan Timur sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN), yang membutuhkan SDM unggul dan terdidik dari berbagai lapisan masyarakat. (Adv Diskominfo Kaltim)
Penulis: Rey | Editor: Redaksi
