Bagikan 👇

Timesnusantara.com — Samarinda. Di balik heroisme relawan bencana di Samarinda, tersimpan kenyataan pahit, mereka bertugas tanpa dukungan yang layak. Anggota Komisi III DPRD Samarinda, M. Andriansyah, menyoroti betapa lemahnya dukungan pemerintah terhadap program Kelurahan Tanggap Bencana (Katana) yang sejatinya menjadi garda terdepan mitigasi bencana di tingkat wilayah.

“Legalitas itu penting, tapi tanpa alat dan pelatihan, mereka ibarat pasukan tanpa senjata. Pemerintah belum benar-benar serius menyiapkan relawan kita menghadapi bencana,” tegasnya, Jum’at (27/6/2025).

Fakta di lapangan, kata Andriansyah, masih banyak relawan Katana yang turun ke lokasi banjir atau kebakaran tanpa perlengkapan dasar seperti rompi, alat evakuasi, atau bahkan pelatihan penyelamatan diri. Mereka berjuang seadanya, padahal nyawa orang lain bisa bergantung pada kesiapan mereka.

Tak hanya soal alat, Andriansyah juga mengkritik pola pikir pemerintah yang terkesan reaktif. Menurutnya, penanggulangan bencana seharusnya menjadi upaya yang berkelanjutan, bukan hanya sibuk saat bencana datang.

“Kenapa harus tunggu banjir dulu baru sibuk? Kesiapan menghadapi bencana itu harus jadi investasi jangka panjang, bukan cuma reaksi sesaat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa membangun ketangguhan bukan hanya tugas pemerintah atau relawan, tapi tanggung jawab bersama. Literasi kebencanaan harus dimulai dari rumah tangga, agar masyarakat sadar apa yang harus dilakukan sebelum bantuan resmi tiba.

“Ketahanan kita mulai dari rumah. Warga juga perlu tahu cara menghadapi risiko, jangan hanya mengandalkan perintah dari atas,” tegasnya.

Melihat semakin ekstremnya pola cuaca saat ini, Andriansyah mendesak Pemkot Samarinda untuk segera mengevaluasi kesiapan peralatan, sumber daya manusia, hingga SOP tanggap darurat di tingkat kelurahan.

“Kalau kita masih abai dengan kesiapan di lapangan, korban bencana berikutnya tinggal menunggu waktu,” tutupnya. (R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *