Bagikan 👇

Timesnusantara.com — Samarinda. Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2025 di Kota Samarinda mendapat tanggapan positif dari legislatif. Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi, mengapresiasi langkah sigap Pemerintah Kota dalam menjaga kelancaran dan ketertiban selama proses tersebut berlangsung.

Ismail menilai keberadaan tim pengawas Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang dibentuk Pemkot sangat berperan dalam menjaga transparansi dan mencegah potensi pelanggaran yang kerap terjadi di lapangan.

“Kami menyampaikan apresiasi atas langkah Pemerintah Kota yang telah mengawal jalannya PPDB dengan baik, sehingga prosesnya berjalan aman dan jauh dari praktik-praktik manipulatif,” ujarnya, Jumat (18/7/2025).

Meskipun di awal sempat muncul keluhan dari sebagian warga, namun menurutnya respons dari tim pengawas terbilang cepat dan tepat dalam menyelesaikan berbagai persoalan teknis.

Lebih lanjut, Ismail menegaskan bahwa pengawasan ketat seharusnya menjadi budaya tahunan dalam pelaksanaan PPDB. Ia menyebut, keberadaan Satuan Tugas (Satgas) pengawasan menjadi instrumen penting dalam memastikan hak pendidikan anak tidak dirampas oleh oknum tak bertanggung jawab.

“Satgas pengawasan ini menjadi instrumen kontrol yang sangat penting agar distribusi hak pendidikan tidak lagi tercemar oleh intervensi atau permainan oknum. Ini harus jadi kebijakan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia berharap langkah ini bisa menjadi cikal bakal sistem pendidikan yang lebih adil dan terpercaya, terutama bagi anak-anak yang tinggal di wilayah pinggiran kota.

“Harapan kita, Satgas ini mampu menjadi pengawal pendidikan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, baik di pusat kota maupun kawasan pelosok. PPDB harus bisa jadi proses yang adil dan dipercaya publik,” tutupnya. (Adv/dprdsamarinda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *