Bagikan 👇

Timesnusantara.com – KUKAR. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menegaskan komitmennya terhadap pengembangan pemuda dan olahraga partisipatif dengan melepas kontingen atlet menuju Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) Ke-VIII di Nusa Tenggara Barat, serta delapan pemuda yang akan mengikuti Jambore Pemuda Daerah (JPD) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur di Kutai Timur.

Pelepasan dilakukan secara simbolis oleh Asisten III Sekretariat Kabupaten Kukar, Dafip Hariyanto, mewakili Bupati Aulia Rahman Basri, di teras Kantor Bupati Kukar, Selasa (22/7/2025).

Terpantau melalui media ini turut hadir dalam kegiatan tersebut antaranya sejumlah pejabat daerah, jajaran Dispora, KONI Kukar, serta para orang tua peserta.

Dafip menyebut kegiatan ini sebagai wujud penghormatan pemerintah terhadap semangat dan tekad generasi muda yang membawa nama daerah ke tingkat lebih tinggi.

Menurutnya, momen ini menjadi bukti bahwa dukungan terhadap talenta muda bukan berhenti di level formalitas.

“Ini adalah bentuk nyata pengakuan terhadap kerja keras para atlet dan pemuda. Mereka bukan hanya mewakili Kukar, tapi juga menjadi wajah daerah di level provinsi dan nasional,” ucap Dafip.

Fornas sebagai ajang olahraga rekreasi dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat partisipasi masyarakat di bidang olahraga. Kukar yang dikenal dengan kekayaan budaya dan potensi sumber daya manusianya, dinilai layak tampil di panggung nasional dengan kontingen terbaiknya.

Semangat yang dibawa para peserta juga diharapkan mampu memperkenalkan identitas dan nilai-nilai khas Kutai Kartanegara di tengah keragaman budaya peserta dari berbagai daerah. Dafip berharap kontingen Kukar tampil penuh semangat, menjunjung sportivitas, dan menjadi duta yang membanggakan.

“Gunakan kesempatan ini untuk membangun pengalaman, memperluas wawasan, dan membawa semangat persaudaraan di tengah keberagaman,” pesannya.

Sementara itu, kepada para peserta JPD, Dafip memberikan apresiasi atas terpilihnya delapan pemuda-pemudi Kukar yang dianggap layak mewakili daerah. Menurutnya, mereka memegang peran penting dalam mewujudkan generasi penerus yang progresif dan berkarakter.

Jambore pemuda disebutnya bukan hanya ajang pertemuan, tetapi juga sarana belajar, berinovasi, dan memperkuat jejaring antarwilayah. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan dan cinta tanah air.

“Berinteraksilah, bangun solidaritas, dan tunjukkan bahwa pemuda Kukar punya integritas, kepedulian sosial, dan daya saing,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten menaruh kepercayaan besar kepada para pemuda yang berangkat, sekaligus menitipkan nama baik Kutai Kartanegara. Pesan utama yang dibawa: tetap percaya diri, jaga kesehatan, dan tampil membawa semangat positif.

Dafip juga memberikan penghargaan kepada semua pihak yang terlibat dalam persiapan keberangkatan, mulai dari pelatih, pembina, panitia, hingga orang tua peserta. Dukungan penuh dari berbagai elemen ini disebutnya sebagai kunci keberhasilan.

“Terima kasih atas kerja keras dan semangat yang diberikan. Jaga kekompakan dan bawa pulang kebanggaan bagi daerah,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *