Bagikan 👇

Timesnusantara.com — Samarinda. Di tengah perkembangan era digital, Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Fadly Imawan, mendorong terobosan strategi ekonomi berbasis pelestarian budaya lokal.

Ia meyakini bahwa budaya tidak hanya sebagai simbol identitas, tapi juga aset bernilai yang bisa dikembangkan melalui pendekatan teknologi.

Fadly menegaskan bahwa pendekatan pelestarian budaya perlu bertransformasi seiring perubahan zaman. Ia melihat potensi besar bila unsur kebudayaan dikemas ulang melalui platform digital yang mampu menjangkau generasi muda dan membuka akses global.

“Budaya jangan hanya dikurung di museum atau ditampilkan dalam event-event seremonial. Ia harus dihidupkan kembali lewat media digital agar tetap relevan dan bernilai secara ekonomi,” ungkap Fadly, Rabu (23/7/2025).

Menurut politisi muda ini, penggabungan sektor budaya dengan teknologi digital membuka jalan baru bagi pengembangan ekonomi kreatif. Konten berbasis budaya seperti pertunjukan virtual, produk digital kreatif, hingga materi edukatif daring dinilainya mampu menciptakan peluang usaha baru yang inklusif.

Tak hanya berhenti di sana, Fadly juga mengajak pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kebudayaan untuk mengambil peran lebih besar dalam membangun infrastruktur digital yang merata.

Ia menyebut pelatihan teknologi untuk pelaku seni, dukungan regulasi, dan keterlibatan sektor pendidikan sangat krusial untuk memperkuat ekosistem budaya digital.

“Kalau budaya ingin tetap bertahan dan memberi manfaat, ia harus hadir di ruang digital, tempat generasi masa kini dan masa depan berada,” lanjutnya.

Ia pun menyoroti pentingnya kerja sama lintas bidang, termasuk komunitas kreatif, akademisi, pelaku bisnis, hingga sektor pariwisata untuk mendorong budaya menjadi kekuatan ekonomi yang berdaya saing global.

Fadly menyimpulkan bahwa dengan strategi dan sinergi yang tepat, budaya lokal bisa menjadi pilar ekonomi daerah yang tangguh dan berkelanjutan.

“Jangan hanya melestarikan. Mari manfaatkan budaya sebagai kekuatan pembangunan,” tegasnya. (Adv/dprdkaltim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *