Timesnusantara.com — Samarinda. Program pembagian seragam sekolah gratis dari Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur untuk siswa baru tahun ajaran 2025/2026 ternyata masih menyisakan tanda tanya di lapangan. Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, H. Baba, mengaku belum mendapat laporan pasti mengenai sejauh mana realisasi program tersebut.
“Ini saya belum tahu persis sampai di mana perkembangan pembagian itu, apakah setelah SPMBS langsung diserahkan atau tidak. Mungkin nanti mekanismenya dari Diknas yang nama,” ujarnya, Senin (28/7/2025).
H. Baba menyambut baik program tersebut dan berharap agar distribusinya bisa segera terlaksana merata, agar siswa penerima manfaat tidak terlambat mendapatkan haknya.
“Kalau realisasinya semoga secepatnya bisa dibagikan kepada anak-anak kita yang sudah masuk dalam SPMB kemarin,” tambahnya.
Selain soal distribusi, H. Baba juga menyoroti pentingnya keterlibatan orang tua dalam mempersiapkan perlengkapan sekolah, khususnya seragam yang belum ditanggung pemerintah.
Ia meminta agar orang tua tetap aktif berkoordinasi dengan pihak sekolah agar tak terjadi celah bagi oknum tertentu memanfaatkan situasi.
“Ya kalau orang tua sih tentu kita berharap tetap juga mempersiapkan kebutuhan anak-anak kita mengenai baju-baju yang belum disediain. Tapi perlu juga koordinasi dengan sekolah tersebut, jangan sampai nanti ada yang mengambil suatu kesempatan dalam kekurangan pakaian tersebut,” tegasnya. (Adv/dprdkaltim)
