Bagikan 👇

Timesnusantara.com – KUKAR. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) turut menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dengan menggencarkan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih.

Program yang dicanangkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengibarkan bendera sepanjang Agustus 2025.

Pelaksanaan gerakan ini dimulai sejak 1 Agustus, ditandai dengan apel pembukaan di halaman Kantor Bupati Kukar, yang langsung dipimpin Bupati Aulia Rahman Basri.

Kampanye nasional ini tidak hanya bersifat simbolis, tapi diharapkan mampu membangkitkan semangat kolektif masyarakat dalam memperingati kemerdekaan secara menyeluruh.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar, Rinda Desianti, menyampaikan bahwa Kukar mendapat alokasi sebanyak 10 ribu bendera dari program nasional ini.

“Hari pertama ini kami menyerahkan sekitar 1.500 bendera, dan akan kami distribusikan secara bertahap sampai semuanya tersalurkan,” ungkapnya. Jumat (1/8/2025).

Gerakan ini ditindaklanjuti melalui Surat Edaran (SE) Bupati Kukar Nomor S-19/WASBANG/400.14.1.1/07/2025 yang ditujukan kepada camat, lurah, kepala desa, pimpinan perusahaan, BUMN/BUMD, lembaga keagamaan dan kemasyarakatan, serta seluruh masyarakat di wilayah Kukar.

Tujuannya jelas yakni dalam rangka memastikan semangat kemerdekaan hadir di seluruh penjuru kabupaten.

Dalam SE tersebut dijelaskan bahwa bendera yang digunakan harus sesuai ukuran teknis. Untuk kain, tersedia dalam ukuran kecil dan sedang, sementara bendera berbahan plastik menggunakan ukuran standar 14 x 20 cm. Tiang bendera juga dianjurkan menggunakan kayu, bambu, atau besi dengan tinggi minimal tiga meter.

Pemkab Kukar juga memberi perhatian terhadap aspek keselamatan pemasangan bendera. Masyarakat diminta tidak memasang bendera di pohon atau tiang listrik demi menghindari potensi bahaya.

Dokumentasi pelaksanaan gerakan ini pun diminta dikirimkan ke kanal resmi Pemerintah Kabupaten sebagai bentuk pelaporan partisipasi.

Rinda berharap kampanye ini tidak hanya menjadi kegiatan rutin tahunan, tetapi dapat menggugah kembali semangat nasionalisme di seluruh kecamatan.

“Kami harapkan keterlibatan aktif seluruh komponen, ini hanya titik awal. Semoga bisa membangkitkan semangat kemerdekaan pahlawan kita dahulu,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *