Bagikan 👇

Timesnusantara.com – KUKAR. Malam Minggu di Tenggarong kini punya magnet tersendiri. Ribuan warga tumpah ruah di Jalan Kartanegara pada Sabtu (30/8/2025) malam.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka merayakan satu tahun Simpang Odah Etam (SOE).

Lampu-lampu warna-warni, aroma kuliner yang menggoda, hingga lantunan musik membuat suasana terasa hidup dan penuh semangat.

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, yang hadir dalam syukuran itu tampak menyatu dengan masyarakat. Ia menilai SOE bukan sekadar tempat nongkrong, tapi sudah menjadi ruang pemberdayaan ekonomi rakyat.

“Ini sudah membuktikan bahwa program ini mampu memberdayakan masyarakat. Malam ini menandakan kegiatan ini sudah tumbuh dan berkembang di Kutai Kartanegara,” ucap Aulia.

Sejak awal digelar, SOE rutin hadir setiap malam Minggu. Tak heran, momen ini selalu dinanti warga. Jalan utama kota yang biasanya lengang mendadak berubah menjadi pusat keramaian dengan aneka sajian kuliner dan hiburan.

Tercatat, ada lebih dari 180 tenant kuliner yang ikut serta. Mulai dari makanan tradisional khas Kutai, minuman segar anak muda, hingga camilan kekinian, semuanya lengkap tersaji. Kehadiran tenant-tenant ini bukan hanya memberi pilihan makanan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi banyak keluarga.

“Pemerintah Kabupaten Kukar berharap kegiatan ini terus berlanjut, konsistensinya terjaga, semangatnya semakin kuat, dan jumlah tenant semakin bertambah,” tambah Bupati.

Bagi warga, SOE bukan hanya soal makan dan belanja, tapi juga ruang pertemuan yang penuh kehangatan. Di sini, anak-anak berlarian, remaja bercengkerama, dan keluarga menikmati waktu bersama.

“Malam perayaan satu tahun SOE pun menjadi bukti bahwa sebuah ide sederhana bisa menghadirkan perubahan besar bagi Kutai Kartanegara ,” tutup Aulia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *