Bagikan 👇

Timesnusantara.com – KUKAR. Warga Desa Sumber Sari, Kecamatan Sebulu bersyukur setelah adanya pembangunan jalan lingkungan sepanjang hampir 2 kilometer yang lama mereka nantikan akhirnya mulai bisa digunakan.

Pembangunan ini terealisasi berkat bantuan keuangan khusus (BKK) senilai Rp2,5 miliar yang disalurkan pemerintah daerah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) pada 2023 lalu.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Sumber Sari, Tri Wahyudi, mengatakan pembangunan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan warga desa, Selain menghasilkan infrastruktur, proyek ini juga memberi lapangan kerja sementara yang membantu perekonomian masyarakat.

“Bantuan ini bukan hanya menghasilkan jalan baru, tetapi juga memberi kesempatan warga untuk ikut bekerja. Jadi manfaatnya terasa ganda,” ujarnya, saat dikonfirmasi media ini pada Kamis (11/9/2025).

Keberadaan jalan baru membuat akses warga menuju sekolah, pasar, hingga pusat layanan kesehatan lebih mudah. Selama ini, mobilitas cukup terkendala karena kondisi jalan yang rusak dan sulit dilalui kendaraan roda empat. Kini, jalur transportasi terasa lebih lancar dan nyaman.

Tak hanya dari BKK, dukungan juga datang dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) yang membangun tambahan jalan sepanjang satu kilometer.

Kehadiran langsung jajaran Perkim ke lapangan memberi motivasi tersendiri bagi masyarakat yang selama ini menginginkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Ketika dinas datang meninjau hasil pembangunan, warga merasa benar-benar diperhatikan. Itu membuat semangat gotong royong semakin tumbuh,” kata Tri.

Meski begitu, masih ada sekitar satu kilometer jalan yang belum tersentuh perbaikan. Pemerintah desa sudah mengusulkan agar pembangunan berlanjut pada 2026, sehingga seluruh wilayah memiliki akses jalan yang memadai.

Harapan ini muncul bukan tanpa alasan. Jalan desa bukan sekadar infrastruktur, melainkan penunjang utama aktivitas ekonomi.

Dengan akses yang baik, petani lebih mudah mengangkut hasil panen, pedagang bisa menjangkau pasar, dan pelayanan publik lebih cepat dirasakan warga.

“Kalau akses jalan sudah merata, kualitas hidup masyarakat akan meningkat. Inilah yang ingin kami wujudkan melalui pembangunan berkelanjutan,” tutup Tri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *