Timesnusantara.com – KUKAR. Tim Field Evaluation Badan Pusat Statistik (BPS) RI melaksanakan kunjungan ke Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam rangka penilaian tahap akhir Program Desa Cantik 2025.
Kegiatan kunjungan tersebut diantaranya terkait wawancara serta verifikasi bukti-bukti kegiatan yang telah dijalankan di Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan.
Penilaian itu menjadi bagian penting dalam menentukan desa atau kelurahan terbaik yang berhak menerima Awards Desa Cantik 2025 dari BPS RI.
Desa Batuah sendiri kembali dipercaya mewakili Kukar di tingkat nasional, bahkan untuk ketiga kalinya berhasil masuk ke tahap akhir penilaian.
Saat dikonfirmasi Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid, menyambut baik kehadiran tim evaluator. Ia menilai capaian ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai instansi terkait.
“Alhamdulillah, tahun ini Desa Batuah kembali tembus ke tahap akhir Desa Cantik tingkat nasional. Ini adalah capaian yang membanggakan, karena sudah tiga kali berturut-turut kita bisa sampai di titik ini,” ungkapnya, pada Kamis (11/9/2025).
Rasyid sapaan akrab menyampaikan apresiasi atas keberhasilan dan dukungan keterlibatan dari pemerintah daerah serta bantuan seluruh pihak terkait yang membantu desa dalam menjalankan program statistik sektoral.
“Terima kasih atas segala dukungan Bupati dan Wakil Bupati Kukar, agen-agen statistik, BPS Kukar, BPS Provinsi, Diskominfo Kukar, DPMD Kukar, kecamatan, lembaga desa, serta seluruh pihak yang memberikan support untuk Desa Batuah,” ucapnya.
Rasyid menegaskan bahwa seluruh proses penilaian lapangan sudah berjalan sesuai harapan. Saat ini pihaknya tinggal menunggu hasil resmi dari BPS RI yang akan diumumkan dalam waktu dekat.
“Setelah penilaian lapangan oleh BPS RI, tugas kita sekarang hanya berdoa. Mudah-mudahan Desa Batuah mendapatkan hasil terbaik,” katanya.
Ia juga berharap capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan desa, tetapi juga menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus mendukung program statistik sektoral desa.
“Kami ingin Desa Batuah semakin maju, mandiri, dan menjadi contoh dalam perencanaan pembangunan berbasis data,” tutupnya.
