Bagikan 👇

Timesnusantara.com – KUKAR. Pemerintah Desa Muara Wis menghadiri kegiatan sosialisasi sekaligus pembentukan Bank Sampah dengan tema Sampah Bukan Akhir, Tapi Bisa Jadi Peluang Baru.

Acara ini digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Muara Wis pada Kamis (11/9/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut antaranya yakni, Camat Muara Wis, Fadhli Annur, Kepala Desa Muara Wis Kasmir, Sekretaris Desa Muhdidi Aswandi, Kasi Pemerintahan Akhmad Husyairi, serta Kasi Kesra Saiman. Turut serta pula perangkat desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga yang antusias mengikuti jalannya acara.

Pembukaan acara dilakukan langsung oleh Camat Muara Wis, Fadhli Annur. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dianggap sebagai langkah awal penting menuju pengelolaan sampah yang lebih baik.

“Program Bank Sampah ini merupakan langkah strategis untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari rumah tangga. Dengan begitu, lingkungan bisa tetap bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya saat dikonfirmasi via telepon media ini.

Fadhli sapaan akrabnya menjelaskan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan Bank Sampah akan sangat ditentukan oleh partisipasi warga dalam memilah dan menyerahkan sampahnya secara rutin.

“Kami berharap Bank Sampah yang dibentuk hari ini dapat menjadi motor penggerak menuju Muara Wis Bebas Sampah Tahun 2035. Ini adalah target bersama yang harus kita capai dengan kerja sama dan semangat gotong royong,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ia menilai bahwa Bank Sampah merupakan solusi untuk menjaga kebersihan lingkungan terlebih juga berpotensi dapat menambah nilai ekonomi bagi masyarakat jika dikelola dengan baik.

Selain sosialisasi, kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan teknis mengenai cara kerja Bank Sampah, mulai dari sistem pencatatan hingga mekanisme penukaran sampah menjadi tabungan atau nilai ekonomis.

“Kita disini memberikan pemahaman pada warga terkait cara dan pengelolaan sampah dengan cara yang benar agar bisa menjadi peluang ekonomi baru,” pungkas Fadhli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *