Bagikan 👇

Timesnusantara.com – KUKAR. Menghadapi intensitas hujan yang semakin tinggi di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar), Bupati Aulia Rahman Basri meminta seluruh camat meningkatkan kewaspadaan.

Instruksi tersebut disampaikan langsung saat pertemuan bersama para camat, yang khusus digelar untuk membahas langkah mitigasi, Senin lalu.

Pesan itu juga kembali ditegaskan Bupati Aulia saat dikonfirmasi awak media di kantor Bappeda Kukar pada Selasa (16/9/2025).

Ia mengatakan bahwa, dengan adanya curah hujan yang hampir turun setiap hari di Kukar berpotensi menimbulkan dampak serius jika tidak segera diantisipasi sejak dini.

“Teman-teman bisa lihat sendiri, sekarang ini hujan hampir setiap hari. Tentu ada dampak yang harus diantisipasi,” ujarnya.

Bupati menyebutkan, salah satu dampak yang paling mungkin terjadi adalah banjir. Karena itu, ia meminta camat segera mengidentifikasi titik-titik rawan banjir di wilayah masing-masing, sekaligus memastikan kondisi saluran air tetap berfungsi.

“Mereka perlu memeriksa saluran-saluran air, apakah ada yang buntu, dan melakukan langkah mitigasi sejak dini. Kalau daerahnya rawan banjir, camat harus siap dengan skenario penanganannya,” jelasnya.

Selain banjir, Aulia juga mendorong mengenai pentingnya menjaga aksesibilitas masyarakat terhadap fasilitas publik. Camat diminta memastikan jalan menuju puskesmas, sekolah, pasar, KUA, kantor kelurahan, hingga kantor kecamatan tetap dapat digunakan meski hujan deras melanda.

“Kalau jalannya belum diaspal atau masih tanah, harus ada upaya agar tetap bisa digunakan meskipun curah hujan tinggi,” katanya.

Pembangunan yang dijalankan pemerintah tidak boleh hanya bersifat reaktif, atau menunggu masalah terjadi. Sebaliknya, pola pembangunan harus lebih preventif agar mampu mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh kondisi alam.

“Intinya, kita ingin pembangunan ini tidak hanya reaktif, tapi juga preventif. Kita harus bisa memitigasi risiko dari kondisi alam, dalam hal ini tingginya curah hujan yang berpotensi menimbulkan banjir dan gangguan lainnya,” tutup Aulia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *