Timesnusantara.com – KUKAR. Pembangunan di Desa Muara Enggelam, Kecamatan Muara Wis, terus menunjukkan kemajuan. Salah satu indikatornya terlihat dari peningkatan aksesibilitas dan upaya pengembangan destinasi wisata yang mulai menarik perhatian masyarakat luas.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Camat Muara Wis, Fadhli Annur, saat dikonfirmasi di kantor Bapedda pads Rabu (17/9/2025). Fadhli sapaan akrabnya mengatakan bahwa akses menuju desa perlahan mulai membaik.
“Dari Kota Bangun Seberang ke Marawis sebelumnya butuh waktu lebih lama, kini sudah ada peningkatan meski jalur masih harus melewati sungai. Tahun 2025 ini pemerintah juga membangun jalan sepanjang dua kilometer untuk memperlancar konektivitas,” jelasnya.
Selain pembangunan akses jalan, perhatian pemerintah juga diarahkan pada sektor wisata. Desa Muara Enggelam memiliki potensi alam yang indah dan mulai dikunjungi wisatawan dari Kukar maupun luar daerah. Bahkan, turis asing pernah datang menikmati suasana alami yang ditawarkan desa ini.
Meski fasilitas wisata seperti gazebo masih terbatas, peningkatan jumlah pengunjung menunjukkan bahwa daya tarik alam Muara Enggelam mulai dikenal luas.
“Banyak yang tahu dari media sosial dan YouTube. Ini membuktikan bahwa kawasan kita semakin diperhatikan,” ujar Fadhli.
Untuk mendukung perkembangan ini, kelembagaan masyarakat juga diperkuat melalui pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Organisasi ini aktif mengelola potensi lokal sekaligus berupaya memperkenalkan Muara Enggelam ke khalayak lebih luas.
Selain itu, pemerintah desa bersama kecamatan terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pihak swasta. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pembangunan tidak hanya berhenti pada infrastruktur dasar, tetapi juga memberi nilai tambah bagi kesejahteraan warga.
Fadhli menambahkan, kawasan sekitar Danau Marawis dan pulau-pulau di Kenohan juga tengah diproyeksikan sebagai destinasi unggulan baru. Potensi besar ini jika dikelola dengan baik akan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata.
Kondisi alam yang masih terjaga menjadi modal utama bagi pengembangan wisata berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan semangat pembangunan di Kukar yang menekankan keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan kelestarian lingkungan.
“Progres ini jelas terlihat. Dengan adanya pembangunan jalan, peningkatan kunjungan wisata, serta gerakan masyarakat melalui Pokdarwis, Muara Enggelam kini makin maju. Harapan kita, pembangunan terus berlanjut sehingga manfaatnya langsung dirasakan warga,” pungkas Fadhli
