Bagikan 👇

Timesnusantara.com – KUKAR. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menghadiri acara Haul Jamak Raja dan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura di Kedaton Kutai Kartanegara, Tenggarong, Rabu (17/9/2025).

Acara sakral ini turut dihadiri Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-XXI Adji Muhammad Arifin, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus organisasi kemasyarakatan dan paguyuban se-Kukar.

Dalam sambutannya, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri diwakili oleh Asisten II Setkab Kukar Ahyani Fadiannur Diani menyampaikan bahwa Haul Jamak Raja dan Sultan merupakan tradisi yang sarat nilai spiritual dan historis.

Tradisi ini diketahui telah lama menjadi bagian penting dalam agenda tahunan Kesultanan, sekaligus rangkaian menyambut Hari Jadi Kota Tenggarong dan pelaksanaan Erau Adat Kutai.

“Haul Jamak adalah wujud penghormatan dan ungkapan terima kasih generasi masa kini kepada para leluhur. Melalui doa, kita mengenang jasa para Raja dan Sultan yang telah membangun fondasi peradaban Kutai Kartanegara,” ucapnya.

Prosesi haul tahun ini diawali dengan pembacaan Surah Yasin, dilanjutkan tahlil dan doa bersama. Doa arwah jamak dipanjatkan sebagai perantara memohonkan ampunan serta melimpahkan pahala kepada para Raja dan Sultan Kutai Kartanegara yang telah wafat.

Dahulu, kegiatan haul dipusatkan di Masjid Jami Aji Amir Hasanuddin, namun dalam beberapa tahun terakhir pelaksanaannya digelar di Kedaton Kesultanan. Perubahan lokasi ini semakin menegaskan kedekatan antara tradisi spiritual dengan simbol budaya dan sejarah Kutai Kartanegara.

Pihak Pemkab Kukar juga memberikan dukungan penuh terhadap pelestarian tradisi ini. Menurut Ahyani, Haul Jamak tidak sekadar ritual keagamaan, tetapi juga menjadi momentum refleksi atas jasa para Raja dan Sultan sebagai peletak dasar kehidupan sosial, budaya, dan pemerintahan di Kukar.

“Mereka bukan hanya pemimpin, tetapi juga pendiri yang telah mengorbankan tenaga, pikiran untuk membangun Tenggarong dan Kutai Kartanegara. Dengan mendoakan mereka, kita berharap segala amal jariyah yang telah diberikan mendapat balasan pahala berlipat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *