Timesnusantara.com Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan pendaftaran program bantuan pendidikan Gratispol untuk mahasiswa semester tiga ke atas resmi dibuka pada Desember 2025. Seluruh proses dilakukan secara daring melalui laman resmi program.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, Dasmiah, mengingatkan mahasiswa agar mulai menyiapkan dokumen sejak sekarang demi menghindari kendala teknis saat pendaftaran.
“Silakan melakukan pendaftaran melalui laman resmi Gratispol. Tahun mendatang cakupan penerima manfaat akan ditingkatkan, sehingga mahasiswa perlu mempersiapkan berkas lebih awal,” ujar Dasmiah, Senin (1/12/2025).
Pemprov menargetkan Surat Keputusan (SK) penerima bantuan bisa diterbitkan pada pekan ketiga Desember 2025, sehingga proses pencairan dapat dimulai lebih cepat, yakni pada Januari 2026.
“Kami berharap mahasiswa bersikap proaktif. Pemerintah hanya dapat memproses permohonan yang disampaikan. Tanpa pendaftaran, tentu tidak ada dasar untuk menindaklanjutinya,” tegasnya.
Dasmiah menyebut salah satu kendala terbesar dalam proses verifikasi berasal dari kesalahan administrasi yang dilakukan mahasiswa, terutama terkait penggunaan materai.
“Persyaratan mewajibkan lima materai berbeda. Jika mahasiswa menggunakan materai yang sama berulang kali, sistem akan mendeteksinya dan permohonan berpotensi tidak lolos verifikasi,” jelasnya.
Selain materai, ketidaktelitian dalam pengisian data identitas juga menjadi persoalan yang kerap berulang.
Kesalahan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta ketidaksesuaian dokumen sering kali membuat berkas kandas di tahap awal.
“Dua kesalahan paling umum adalah materai yang tidak valid dan kekeliruan penulisan NIK. Hal sederhana seperti ini justru sering menjadi penghambat,” tambahnya.
Di sisi lain, Pemprov Kaltim meminta seluruh perguruan tinggi untuk mendukung penuh pelaksanaan program Gratispol. Pemerintah menegaskan kampus dilarang memungut UKT di muka bagi mahasiswa yang berpotensi menjadi penerima program.
“Kami berharap kerja sama yang baik dari seluruh perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Tujuannya sama: membantu masyarakat yang membutuhkan,” tutup Dasmiah.
Editor : RF
Penulis : Dani
