Bagikan 👇

Timesnusantara.com Samarinda — Di tengah derasnya arus informasi digital, peran media semakin krusial sebagai penjaga transparansi dan akuntabilitas publik.

Pers menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, memastikan informasi yang diterima publik tetap akurat, terverifikasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pemberitaan yang profesional bukan hanya membantu masyarakat memahami kebijakan pemerintah, tetapi turut menjaga stabilitas daerah dan memperkuat kepercayaan publik. Di saat kabar mudah beredar tanpa filter, jurnalis menjadi garda terdepan dalam menangkal hoaks dan misinformasi.

Dalam konteks inilah Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menegaskan sikap tegasnya menolak segala bentuk kekerasan terhadap insan pers. Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai pengawas sosial dan penyampai informasi yang dibutuhkan masyarakat.

“Kami dengan tegas menolak segala tindakan kekerasan terhadap jurnalis. Profesi ini sangat penting, namun rekan-rekan media juga harus tetap berpegang pada kode etik,” ujar Rudy, Selasa (2/12/2025).

Rudy menilai bahwa kritik publik merupakan bagian penting dari demokrasi, sepanjang disampaikan secara objektif dan tidak mengarah pada serangan personal. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah selalu terbuka terhadap kritik konstruktif.

“Sampaikan kritik yang bersifat konstruktif, bukan menyerang individu. Jika sudah menyentuh ranah pribadi, itu menjadi masalah. Yang terpenting tidak menimbulkan pencemaran nama baik. Kami siap menerima kritik,” tegasnya.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya pemberitaan yang akurat dan menenteramkan untuk menjaga suasana sosial di Kalimantan Timur tetap kondusif. Rudy menyebut pemerintah lebih memilih fokus pada kerja nyata daripada banyak berkomentar di ruang publik.

“Pemberitaan sebaiknya aktual dan memberi ketenangan bagi masyarakat Kaltim. Kami ini lebih banyak bekerja daripada berbicara. Kalau ingin banyak berdialektika, tempatnya adalah legislatif,” ungkapnya.

Rudy berharap hubungan pemerintah dengan insan pers terus terjalin harmonis, saling menghormati peran masing-masing, dan bersama-sama menjaga kepentingan masyarakat serta stabilitas daerah.

Editor : RF
Penulis : Dani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *