Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda – Pemerintah Kota Samarinda bersama Polresta Samarinda melakukan inspeksi mendadak (sidak) bahan pokok dan barang penting (Bapokting) menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri.

Sidak yang dimulai pukul 08.40 Wita tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Kabag Ops Polresta Samarinda Kompol Zarma Putra, perwakilan Kodim 0901 Samarinda, Disperindag, Kejari Samarinda, Bank Indonesia, Bulog, BPOM, hingga Dishub Samarinda.

Tim melakukan pengecekan di sejumlah titik, mulai dari SPBU, pangkalan LPG, pasar tradisional hingga distributor bahan pokok.

Di SPBU Pertamina 64.75.202 Jalan Bung Tomo, Samarinda Seberang, tim memastikan harga BBM masih stabil dan sesuai ketentuan pemerintah. Pemeriksaan mesin dispenser juga tidak menemukan adanya kecurangan ataupun manipulasi takaran.

Sementara di Pangkalan LPG 3 Kg Satriawarti, Jalan Pattimura Gang Irham, hasil pengecekan menunjukkan tabung LPG kosong memiliki berat antara 4,9 hingga 5,2 kilogram. Saat pemeriksaan berlangsung, stok LPG yang berisi sudah habis didistribusikan kepada pedagang pengecer untuk masyarakat.

Tim juga meninjau Pasar Baqa dan mendapati beberapa harga komoditas pangan. Daging beku dijual sekitar Rp110.000 per kilogram, daging segar Rp185.000 per kilogram, ayam besar Rp55.000 per kilogram, ayam kecil Rp45.000 per kilogram, ikan tongkol Rp38.000 per kilogram, dan ikan layang Rp48.000 per kilogram. Secara umum stok komoditas tersebut masih dinilai aman hingga Lebaran.

Selanjutnya di CV Dermaga Jalan Ir. Sutami, stok beras premium, gula, dan tepung terpantau aman. Namun, untuk air mineral kemasan Le Minerale dan air galon masih terbatas karena pasokan dari pusat belum optimal.

Tim juga melakukan pengecekan di SPBU Pertamina 64.751.18 Tani Aman dan menemukan adanya kerusakan pada salah satu komponen mesin dispenser yang belum diganti sejak 2017. Selain itu, hasil pengukuran menggunakan bejana tera menunjukkan nilai mendekati batas tidak layak sehingga satu nosel sementara disegel untuk dilakukan kalibrasi ulang.

Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri menyampaikan bahwa secara umum persediaan BBM dan bahan pokok di Kota Samarinda masih dalam kondisi aman menjelang Idul Fitri.

Namun demikian, pemerintah mencatat adanya kecenderungan kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti daging sapi, ayam, dan telur. Untuk mengantisipasi lonjakan harga, Pemkot Samarinda berencana menggelar operasi pasar pada H-3 Idul Fitri apabila harga melampaui harga eceran tertinggi (HET).

“Secara umum stok bahan pokok aman. Namun beberapa komoditas memang mulai mengalami kenaikan harga karena keterlambatan pasokan, khususnya daging dari NTB. Kami akan melakukan operasi pasar jika harga melonjak,” ujar Saefuddin.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina terkait temuan pada salah satu SPBU agar segera dilakukan perbaikan dan kalibrasi oleh pihak metrologi.

Kegiatan sidak berakhir pada pukul 11.30 Wita dengan situasi aman dan terkendali. Pemerintah memastikan ketersediaan bahan pokok dan barang penting di Kota Samarinda masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *