Timesnusantara.com – Samarinda — Pelaksanaan perdana Car Free Day (CFD) di Kota Samarinda mendapat respons positif dari masyarakat. Kegiatan yang digelar di kawasan Jalan Kesuma Bangsa itu dipadati warga yang memanfaatkan ruang publik untuk berolahraga, bersantai, hingga beraktivitas bersama keluarga.
Meski berlangsung meriah, DPRD Samarinda menilai masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi, terutama terkait penataan parkir di sekitar lokasi kegiatan.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat yang tinggi belum sepenuhnya diimbangi dengan kesiapan fasilitas pendukung, khususnya area parkir resmi.
“Pelaksanaan CFD ini sangat positif dan disambut baik masyarakat. Namun di lapangan masih terlihat parkir kendaraan yang belum tertata dengan baik,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Ia menyoroti adanya praktik parkir yang memanfaatkan bahu jalan hingga menyebabkan penyempitan akses di sejumlah titik. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan dan kelancaran arus lalu lintas di sekitar kawasan CFD.
Menurutnya, keterbatasan lahan parkir menjadi salah satu faktor utama munculnya persoalan tersebut. Karena itu, ia mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) untuk tidak hanya fokus pada area utama CFD, tetapi juga menyiapkan kantong parkir di kawasan penyangga.
“Perlu ada penataan menyeluruh, termasuk penyediaan titik parkir alternatif di sekitar lokasi agar kendaraan tidak menumpuk di bahu jalan,” jelasnya.
Di sisi lain, Rohim tetap mengapresiasi pelaksanaan CFD sebagai langkah positif pemerintah dalam menyediakan ruang publik bagi masyarakat. Ia menilai kegiatan ini mampu mendorong gaya hidup sehat sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi warga.
“CFD ini memberi manfaat besar, baik dari sisi kesehatan, interaksi sosial, maupun pergerakan ekonomi masyarakat,” katanya.
Ke depan, ia berharap penyelenggaraan CFD dapat dikembangkan dengan konsep yang lebih menarik, termasuk menghadirkan hiburan serta melibatkan pelaku UMKM secara lebih luas.
“Jika dikelola dengan baik, CFD bisa menjadi salah satu daya tarik baru bagi masyarakat Samarinda,” tutupnya.
Editor : RF
Sumber : N
