Timesnusantara.com – Samarinda – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Polresta Samarinda. Selain patroli dan pemantauan wilayah, edukasi langsung kepada masyarakat menjadi salah satu langkah yang terus diperkuat untuk menekan potensi terjadinya kebakaran.
Pada Selasa (1/9/2026), personel Bhabinkamtibmas Polsek Palaran memasang spanduk imbauan pencegahan Karhutla sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga di sejumlah wilayah Kecamatan Palaran.
Kegiatan dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Bantuas Aipda Puguh PHS, S.H. bersama masyarakat di sekitar Jalan Kampung Tengah RT 02, Kelurahan Bantuas. Sementara itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Rawa Makmur Aipda Firman Syah Zainal melaksanakan kegiatan serupa bersama warga di Jalan Jayakarta RT 019, Kelurahan Rawa Makmur.
Spanduk dipasang di lokasi yang berdekatan dengan kawasan hutan sebagai pengingat bagi masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Warga juga diimbau tidak membakar sampah sembarangan, tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, serta memastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang.

Kapolsek Palaran AKP Wawan Gunawan, S.H., M.H. mengatakan, pencegahan Karhutla dapat dimulai dari kepedulian terhadap hal-hal sederhana di lingkungan sekitar.
“Kadang kita menganggap hal kecil tidak akan menimbulkan masalah. Padahal api dari pembakaran sampah atau puntung rokok yang masih menyala bisa menjadi pemicu kebakaran, apalagi saat kondisi cuaca kering. Karena itu, mari kita lebih peduli dan bersama-sama menjaga lingkungan,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi masyarakat yang turut mendukung langkah pencegahan Karhutla serta bersedia menjaga lingkungan agar tetap aman dari ancaman kebakaran.
Respons positif turut disampaikan warga. Masyarakat menyadari bahwa Karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat menghasilkan asap yang mengganggu kesehatan serta aktivitas sehari-hari.
Melalui pemasangan spanduk dan penyampaian imbauan secara langsung, Polsek Palaran berharap kesadaran masyarakat semakin tumbuh. Kolaborasi antara kepolisian dan warga dinilai menjadi kunci untuk mencegah munculnya titik api sejak dini.
Editor : RF
Sumber : Humas Polresta Samarinda
