Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda — Memasuki bulan September 2026, DPRD Kota Samarinda menilai semangat kebersamaan dan gotong royong yang tumbuh dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI perlu terus dijaga dan diteruskan dalam agenda pembangunan daerah.

Rangkaian kegiatan kemerdekaan di lingkungan DPRD Kota Samarinda sebelumnya melibatkan masyarakat luas, pelajar, komunitas pemuda, dan pelaku UMKM. Konsep kolaboratif tersebut menjadi salah satu contoh nyata bahwa kegiatan sosial dan kebangsaan dapat berjalan sukses melalui semangat gotong royong dan partisipasi bersama.

Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Achmad Vananzda J., S.Sos, mengatakan semangat kemerdekaan yang melibatkan semua elemen harus menjadi modal utama membangun kota.

“Semangat kemerdekaan kemarin luar biasa. Warga, pelajar, UMKM, semua terlibat. Kebersamaan ini yang harus kita bawa untuk membangun Samarinda ke depan. Membangun kota tidak bisa hanya pemerintah saja, harus gotong royong,” ujar Vananzda.

Semangat tersebut dinilai sangat relevan untuk menghadapi berbagai tantangan Kota Samarinda memasuki bulan September, mulai dari persoalan kualitas udara akibat kabut asap, ancaman kekeringan, krisis air bersih akibat intrusi air laut atau air bangai, hingga penataan fasilitas publik seperti Pasar Pagi dan sistem parkir.

Menurut Vananzda, DPRD berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima kebijakan atau penonton pembangunan, tetapi ikut aktif menjaga fasilitas umum, menjaga kebersihan, dan menjaga lingkungan di wilayah masing-masing.

“Tantangan September ini banyak. Ada kabut asap, ada air bersih, ada Pasar Pagi. Ini tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah. Perlu peran masyarakat. Jaga lingkungan kita, hemat air kita, jangan bakar lahan sembarangan,” tegas Wakil Ketua DPRD dari PDI Perjuangan tersebut.

Keterlibatan aktif masyarakat juga dinilai sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan, mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi sumber kabut asap, serta menggunakan sumber daya air secara bijak dan hemat selama musim kemarau.

Di sisi lain, DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara ketat terhadap berbagai program pembangunan dan pelayanan publik agar benar-benar berjalan sesuai harapan dan berpihak kepada masyarakat.

Momentum kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial dan perlombaan saja, tetapi diterjemahkan menjadi semangat nyata untuk memperbaiki kualitas kehidupan, memperkuat solidaritas sosial, dan mempercepat pembangunan yang berkeadilan bagi seluruh warga.

DPRD Samarinda berharap seluruh elemen masyarakat, mulai dari RT, kelurahan, pemuda, hingga tokoh masyarakat, dapat terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, dan bekerja bersama-sama menghadapi berbagai tantangan pembangunan Kota Tepian.

Editor: RF
Sumber: A

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *