Timesnusantara.com, KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-46 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026.
Pemantapan persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Kamis (8/10/2026). Rapat membahas berbagai aspek teknis, administratif, hingga koordinasi lintas perangkat daerah untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab Kukar, Dafip Haryanto, mengatakan sejumlah persiapan masih terus difinalisasi, terutama yang menjadi tanggung jawab Bidang III. Bidang tersebut meliputi seksi acara, liaison officer (LO), publikasi dan dokumentasi, serta seksi pameran dan pawetaruk.
Menurutnya, koordinasi dengan panitia tingkat provinsi maupun kabupaten/kota terus dilakukan untuk menyelaraskan susunan dan teknis pelaksanaan kegiatan. Beberapa penyesuaian juga dilakukan setelah adanya hasil koordinasi antara panitia daerah dan panitia tingkat provinsi.
“Beberapa perubahan yang sudah disepakati akan disesuaikan kembali oleh seksi acara, terutama terkait alokasi waktu dan susunan kegiatan,” kata Dafip.
Penyesuaian tersebut juga akan diinformasikan kepada pihak-pihak yang terlibat, termasuk Dewan Hakim dan seluruh kafilah yang akan mengikuti MTQH tingkat Provinsi Kaltim di Kukar.
Berdasarkan jadwal sementara, rangkaian kegiatan inti MTQH akan berlangsung pada 3 hingga 11 Desember 2026. Sementara kedatangan kafilah dijadwalkan mulai 2 Desember dan kepulangan pada 12 Desember.
Untuk agenda puncak, kegiatan utama direncanakan berlangsung pada 5 Desember.
Panitia terus memastikan seluruh rangkaian acara tersusun secara proporsional agar tidak terjadi tumpang tindih antaragenda.
Selain kesiapan agenda, panitia juga mematangkan arena perlombaan. Sebanyak 12 arena telah ditetapkan untuk mendukung pelaksanaan berbagai cabang MTQH. Namun, masih terdapat satu lokasi yang perlu difinalisasi karena berkaitan dengan rencana rehabilitasi gedung serbaguna.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, panitia telah menyiapkan sejumlah lokasi alternatif. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah Pendopo Bupati Kukar.
Opsi tersebut akan dikaji lebih lanjut melalui koordinasi antara Bagian Umum dengan pihak yang menangani rencana rehabilitasi gedung serbaguna.
Dari sisi administrasi, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kukar juga akan menyampaikan surat kepada Bagian Umum dan Sekda Kukar terkait penggunaan sejumlah fasilitas sebagai arena perlombaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kepastian penggunaan lokasi sekaligus dukungan administratif.
Panitia juga berencana mengundang seluruh kepala perangkat daerah yang kantornya akan digunakan sebagai arena perlombaan. Pertemuan tersebut akan membahas kesiapan fasilitas dan kebutuhan teknis masing-masing arena.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah gedung serbaguna yang sebelumnya direncanakan menjadi tempat pelaksanaan beberapa cabang, di antaranya Qira’at, Mujawwad, dan Murattal.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Pemkab Kukar terus mendorong koordinasi lintas sektor agar seluruh kebutuhan MTQH dapat segera difinalisasi. Kesiapan teknis, administratif, maupun fasilitas menjadi bagian penting untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kafilah, Dewan Hakim, panitia, serta masyarakat.
“Kami berharap pelaksanaan MTQH ke-46 Tingkat Provinsi Kaltim dapat berlangsung lancar, tertib, dan sukses, sekaligus menjadi momentum memperkuat syiar Al-Qur’an serta semangat kebersamaan masyarakat Kalimantan Timur,” tutupnya. (Adv)
Editor : RF
Sumber : AND
