Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda – Antrean kendaraan yang mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Samarinda masih menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Anhar, meminta pemerintah daerah untuk aktif memperjuangkan tambahan kuota BBM bersubsidi agar lebih seimbang dengan tingginya kebutuhan masyarakat dan pertumbuhan kendaraan di Samarinda.

“Antrean di SPBU masih sering terjadi. Ini artinya kuota yang ada belum sebanding dengan kebutuhan di lapangan. Pemkot harus perjuangkan tambahan kuota ke provinsi dan pusat,” ujar Anhar.

DPRD melihat persoalan antrean panjang tersebut tidak cukup diselesaikan hanya dengan pengaturan dan pengawasan di tingkat SPBU saja. Ketersediaan kuota juga perlu disesuaikan dengan kondisi jumlah kendaraan dan aktivitas ekonomi masyarakat yang terus meningkat.

“Pengaturan di SPBU penting, tapi kalau kuotanya memang kurang, tetap akan antre. Jadi hulunya harus diselesaikan, kuotanya ditambah,” jelasnya.

Koordinasi intensif dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dinilai penting untuk mencari solusi yang lebih permanen agar masyarakat tidak terus mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM bersubsidi.

Editor : RF
Sumber : A

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *