Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda – DPRD Kota Samarinda mendorong penataan kawasan pergudangan agar selaras dengan kondisi infrastruktur jalan di sekitarnya.

Aktivitas truk bertonase besar di Jalan Ir. Sutami dinilai berpotensi mempercepat kerusakan jalan apabila tidak diimbangi dengan kapasitas dan daya dukung jalan yang memadai.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Anhar, meminta persoalan tersebut menjadi bahan evaluasi bersama antara pemerintah, Dinas PUPR, dan Dinas Perhubungan Kota Samarinda.

“Kawasan pergudangan itu harus disesuaikan dengan kondisi jalannya. Kalau gudangnya besar tapi jalannya kecil dan tidak kuat menahan beban berat, pasti cepat rusak,” ujar Anhar.

Menurutnya, penataan kawasan harus tetap mendukung aktivitas ekonomi dan investasi di Samarinda, sekaligus menjaga kualitas jalan dan kenyamanan masyarakat yang melintas maupun yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.

“Kita dukung investasi dan ekonomi jalan, tapi penataannya harus benar. Jangan sampai ekonomi jalan tapi infrastruktur hancur dan masyarakat yang dirugikan,” tegasnya.

DPRD berharap ada regulasi yang jelas terkait pembatasan tonase dan pengaturan operasional kendaraan berat di kawasan pergudangan Ir. Sutami.

Editor : RF
Sumber : A

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *