Timesnusantara.com, KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mendorong peringatan Peristiwa Merah Putih di Kecamatan Sangasanga pada 27 Januari 2027 mendatang dikemas lebih inovatif dan berdampak nyata bagi masyarakat. Pelaksanaan kegiatan tahunan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial dengan pola yang sama setiap tahun.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, saat menerima audiensi jajaran Kecamatan Sangasanga dalam rangka persiapan peringatan Peristiwa Merah Putih 2027. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sekda Kukar, Senin (19/10/2026).
Dalam audiensi itu, jajaran Kecamatan Sangasanga memaparkan rencana rangkaian kegiatan, pihak-pihak yang akan terlibat, serta kebutuhan anggaran untuk mendukung pelaksanaan peringatan tersebut.
Sunggono mengapresiasi langkah awal persiapan yang telah dilakukan. Namun, ia menilai konsep yang disampaikan masih perlu dikembangkan agar memiliki nilai tambah dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat, khususnya warga Sangasanga.
“Jangan sampai kegiatan ini terkesan monoton, hanya dilaksanakan setiap tahun dengan pola yang sama, tetapi tidak memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Saya berharap ada sesuatu yang berbeda dan lebih inovatif dalam pelaksanaannya,” ujarnya.
Menurutnya, peringatan Peristiwa Merah Putih tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga harus mampu menghadirkan kegiatan yang memberi dampak positif bagi masyarakat.
Karena itu, Sunggono meminta jajaran Kecamatan Sangasanga kembali mendiskusikan berbagai gagasan kreatif yang memungkinkan untuk diwujudkan pada tahun depan. Ia menekankan pentingnya peran panitia tingkat kecamatan dalam menggali potensi lokal dan merancang kegiatan yang lebih menarik.
Ia juga menyebutkan bahwa dukungan dari organisasi perangkat daerah (OPD) telah tersedia. Namun, dukungan tersebut perlu diimbangi dengan gagasan baru dari panitia agar pelaksanaan peringatan Merah Putih 2027 memiliki karakter tersendiri.
“Saya melihat teman-teman OPD sudah memberikan dukungan. Namun, perlu ada inovasi dan ide-ide baru dari panitia tingkat kecamatan agar kegiatan ini memiliki nilai tambah dan memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.
Berdasarkan paparan awal, usulan anggaran untuk pelaksanaan kegiatan tersebut berada di kisaran Rp630 juta. Tahapan selanjutnya mencakup pembentukan panitia serta pematangan rencana kegiatan dengan tetap mempertimbangkan rangkaian acara yang selama ini telah dilaksanakan.
Meski demikian, Sunggono berharap format peringatan tahun depan tidak hanya mengulang kegiatan sebelumnya. Ia menilai jajaran Kecamatan Sangasanga memiliki modal untuk menghadirkan konsep yang lebih kreatif, terlebih camat, sekretaris camat, kepala seksi, hingga para lurah merupakan putra daerah setempat yang memahami karakter dan potensi wilayahnya.
“Saya sudah memberikan tantangan kepada mereka agar mampu menghadirkan konsep kegiatan yang lebih kreatif dan inovatif, sehingga peringatan Merah Putih 2027 tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sangasanga,” tutupnya. (Adv)
Editor : RF
Sumber : AND

