Timesnusantara.com – SAMARINDA – Seorang pria bernama Riansah diduga melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam terhadap La Takka hingga mengalami luka berat. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Batu Besaung, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 14.20 WITA.

Berdasarkan informasi kepolisian, dugaan sementara aksi tersebut dipicu persoalan pribadi yang berkaitan dengan mantan istri terduga pelaku. Riansah disebut merasa cemburu karena korban diduga kerap melirik mantan istrinya.

Menurut keterangan terduga pelaku, sebelum kejadian dirinya sedang berkegiatan di kebun dengan membawa dodos dan celurit. Saat melihat korban melintas menggunakan sepeda motor sambil membawa parang, ia mengaku mengira korban hendak mendatanginya.
Dalam kondisi emosi, terduga pelaku kemudian menyerang korban menggunakan dodos dan senjata tajam. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka berat berupa patah tulang atau fraktur pada tangan kanan serta sejumlah luka sobek akibat senjata tajam.
Usai kejadian, Riansah mendatangi seorang saksi dan meminta diantar ke Polsek Sungai Pinang untuk menyerahkan diri. Ia juga membawa dua barang bukti berupa satu buah celurit dan satu buah dodos bergagang kayu.
Setelah menerima informasi tersebut, saksi bersama personel kepolisian dari Beat Patroli 04 Polresta Samarinda kembali menuju lokasi kejadian untuk memeriksa kondisi korban. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan tergeletak di tanah dengan tubuh berlumuran darah, tetapi masih dalam keadaan sadar.
Petugas bersama saksi kemudian menunggu kedatangan ambulans. Sekitar pukul 15.15 WITA, tim medis tiba di lokasi dan memberikan penanganan awal sebelum mengevakuasi korban ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Dalam penanganan perkara ini, personel Polsek Sungai Pinang bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Sempaja Utara dan Beat Patroli 110 Polresta Samarinda melakukan pengamanan TKP, meminta keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti. Perkembangan kejadian juga telah dilaporkan kepada pimpinan untuk penanganan lebih lanjut.
Editor : RF
Sumber : Humas Polresta Samarinda
