Timesnusantara.com, KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) kembali menorehkan prestasi dalam pengendalian inflasi dengan meraih TPID Award 2026 kategori Kabupaten/Kota Berprestasi. Penghargaan tersebut diberikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi serta Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) 2026 di Jakarta beberapa waktu lalu.
Kukar menjadi satu dari lima daerah yang masuk kategori Kabupaten/Kota Berprestasi. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok, serta mempertahankan daya beli masyarakat.
Capaian tersebut melengkapi prestasi TPID Kukar yang berhasil menempati peringkat pertama di wilayah Pulau Kalimantan selama empat tahun berturut-turut. Konsistensi ini menunjukkan keberlanjutan upaya pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai langkah pengendalian inflasi.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menjelaskan bahwa pengendalian inflasi menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga stabilitas perekonomian daerah. Dalam pelaksanaannya, Kukar mengandalkan peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
“Dalam upaya menjaga stabilitas perekonomian, Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki dua tim penting. Pertama, TPID yang bertugas menjaga kestabilan harga dan mengendalikan inflasi,” jelas Aulia Jum’at (23/10/2026).
Menurut Aulia, keberhasilan TPID Kukar mempertahankan peringkat pertama di Kalimantan selama empat tahun berturut-turut menjadi capaian yang perlu dijaga melalui koordinasi dan sinergi lintas perangkat daerah. Upaya tersebut mencakup pemantauan harga, penguatan ketersediaan pasokan, serta kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok.
Selain pengendalian inflasi, Pemkab Kukar juga terus mendorong perluasan akses masyarakat terhadap layanan keuangan melalui TPAKD. Tim ini berperan memperluas inklusi keuangan sekaligus membuka peluang bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk memperoleh akses pembiayaan.
Salah satu program yang terus didorong ialah Kredit Kukar Idaman Terbaik. Program ini diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung kegiatan ekonomi daerah.
“Yang kedua, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah. Saat ini, kami juga terus mendorong berbagai program untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan, salah satunya melalui implementasi Kredit Kukar Idaman Terbaik,” kata Aulia.
Pemkab Kukar berharap capaian TPID Award 2026 dan keberhasilan mempertahankan peringkat pertama di Kalimantan selama empat tahun berturut-turut dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan efektivitas pengendalian inflasi. Melalui sinergi antartim dan perangkat daerah, stabilitas harga, daya beli masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi daerah diharapkan terus terjaga. (Adv)
Editor : RF
Sumber : AND
