Timesnusantara.com, KUKAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus meningkatkan fasilitas penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah wilayah. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), pemasangan lampu penerangan jalan umum (LPJU) kini menyasar hampir seluruh kecamatan, baik kawasan perkotaan, pesisir, maupun wilayah hulu.
Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaidi, mengatakan program pemasangan LPJU terus berjalan secara bertahap. Salah satu pekerjaan yang telah rampung berada di Kecamatan Samboja Barat. Sementara itu, pemasangan di wilayah hulu, khususnya Muara Muntai, saat ini masih dalam tahap pengerjaan fondasi.
“Untuk Samboja Barat, sekitar dua hari lalu saya menerima laporan bahwa pekerjaannya sudah selesai. Kemudian di Muara Muntai, teman-teman sudah mulai melakukan penggalian dan pengecoran fondasi,” ujarnya Senin (26/10/2026).
Ia menjelaskan, setelah pengecoran fondasi, diperlukan waktu pengeringan beton sekitar 14 hingga 21 hari sebelum tiang LPJU dapat dipasang. Selanjutnya, pekerjaan dilanjutkan dengan penarikan jaringan kabel hingga pemasangan lampu.
Dengan tahapan tersebut, Dishub Kukar memperkirakan pemasangan LPJU di wilayah hulu dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu bulan ke depan.
Sementara itu, untuk kawasan perkotaan, khususnya Tenggarong, pemasangan LPJU disebut telah mencapai sekitar 90 hingga 92 persen. Sejumlah ruas jalan yang telah mendapatkan penerangan di antaranya kawasan Rapak Lambur, Sanggulan, Tanjung Harapan, hingga jalur menuju penyeberangan Sebulu. Beberapa titik di dalam kota juga telah ditangani.
“Kalau untuk Tenggarong, rasanya sudah hampir 90 persen lebih. Tinggal beberapa lokasi yang terkendala ketersediaan tiang, jaringan listrik, dan faktor teknis lainnya,” jelasnya.
Junaidi mencontohkan kawasan Jalan Mualap, yang berada di sekitar Gunung Wang, Kelurahan Loa Ipuh. Sebelumnya, pemasangan LPJU di kawasan tersebut terkendala belum tersedianya jaringan listrik. Namun, setelah dilakukan koordinasi dengan PLN, jaringan listrik kini mulai dipasang.
Meski demikian, pemasangan penerangan di kawasan tersebut masih perlu mempertimbangkan kondisi permukiman yang belum terlalu padat, sementara panjang ruas jalannya cukup jauh.
Secara keseluruhan, pada tahun ini Dishub Kukar menargetkan pemasangan sekitar 1.600 titik LPJU yang tersebar di sejumlah wilayah. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, sekaligus mendukung aktivitas masyarakat, terutama pada malam hari.
Sementara itu, Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf, menyambut baik program pemasangan LPJU yang dilaksanakan Dishub Kukar. Menurutnya, keberadaan lampu penerangan jalan sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas, khususnya ketika melintas pada malam hari.
“Kami beberapa waktu lalu juga mendapatkan bantuan LPJU untuk jalan menuju Desa Rapak Lambur. Kami menyambut baik bantuan tersebut karena sangat bermanfaat untuk memberikan penerangan bagi aktivitas masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap program peningkatan penerangan jalan tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak ruas jalan di wilayah Kukar yang mendapatkan fasilitas LPJU.
Melalui pemerataan penerangan jalan, Pemkab Kukar berupaya menghadirkan infrastruktur yang lebih memadai guna menunjang mobilitas, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat di berbagai kecamatan. (Adv)
Editor : RF
Sumber : AND
