Bagikan 👇

Timesnusantara.com, KUKAR – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rendi Solihin memastikan pembangunan infrastruktur jalan tetap menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar. Sejumlah ruas jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat bahkan disiapkan sebagai prioritas pembangunan pada 2027.

Rendi mengatakan, beberapa pekerjaan jalan yang sebelumnya ditinjau langsung melalui inspeksi mendadak (sidak) kini mulai dikerjakan. Meski pelaksanaannya dilakukan secara bertahap atau per segmen, ia berharap seluruh pekerjaan dapat menghasilkan kondisi jalan yang baik dan layak digunakan masyarakat.

“Alhamdulillah, beberapa pekerjaan jalan yang sebelumnya saya sidak sudah mulai dikerjakan. Walaupun pengerjaannya masih bertahap, yang terpenting hasil akhirnya jalan tersebut menjadi baik dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya Jum’at (30/10/2026).

Ia menyebutkan, Jalan Anggana–Muara Badak dan Jalan Poros Kota Bangun-Tenggarong menjadi dua ruas yang akan diprioritaskan pada tahun depan. Rendi menegaskan akan mengawal langsung pelaksanaan pembangunan agar berjalan sesuai rencana.
Selain itu, akses menuju Desa Bunuh Puhun juga menjadi perhatian. Ruas tersebut dinilai perlu masuk dalam prioritas pembangunan karena selama ini belum tersentuh penanganan yang memadai.

“Ada beberapa ruas jalan yang selama ini sering dibicarakan, tetapi belum tersentuh pembangunan. Salah satunya akses menuju Desa Bunuh Puhun. Ini juga harus menjadi pembahasan dan masuk prioritas utama tahun depan. Saya akan memastikan hal tersebut,” tegasnya.

Rendi mengakui, kegiatan pembangunan jalan pada 2026 tidak terlalu banyak karena menyesuaikan kondisi kemampuan anggaran daerah. Meski demikian, ia menekankan pemeliharaan dan revitalisasi jalan tetap harus dilaksanakan secara rutin oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Menurutnya, pemeliharaan jalan merupakan kewajiban pemerintah daerah, bukan sekadar kegiatan tambahan yang hanya dilakukan ketika masuk dalam daftar prioritas pembangunan.

“Revitalisasi jalan sebenarnya tidak perlu terus-menerus dibicarakan karena sudah menjadi kegiatan rutin dan wajib dilaksanakan. Setiap tahun harus tetap ada pemeliharaan dan perbaikan jalan, meskipun skalanya kecil,” jelasnya.

Sementara itu, peningkatan jalan dalam skala besar, seperti pelebaran maupun pembangunan konstruksi yang lebih masif, dapat direncanakan melalui tahapan dan siklus pembangunan beberapa tahun.

Melalui pengawalan pembangunan dan pemeliharaan secara berkelanjutan, Pemkab Kukar berharap kondisi infrastruktur jalan semakin baik, konektivitas antarwilayah meningkat, serta mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat semakin lancar. (Adv)

Editor : RF
Sumber : AND

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *