Bagikan 👇

Timesnusantara.com, KUKAR – Kesigapan petugas pemadam kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menjadi salah satu faktor penting dalam mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengapresiasi kinerja personel di lapangan yang dinilai cepat merespons setiap kejadian kebakaran. Menurutnya, upaya penanganan yang dilakukan selama ini menunjukkan bahwa koordinasi perangkat daerah berjalan cukup baik.

“Kalau melihat Kalimantan Timur dibandingkan daerah-daerah lain, khususnya Kabupaten Kutai Kartanegara, kita bisa mengelola kondisi ini dengan cukup baik. Kami sangat salut dengan perangkat kami, Damkar dan BPBD, yang sangat sigap dalam melakukan penanganan,” ujar Aulia.

Ia menjelaskan, Pemkab Kukar telah memiliki target agar penanganan titik api yang bisa dijangkau dapat dilakukan dalam waktu kurang dari 1×24 jam. Target tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat respons sekaligus mencegah kebakaran meluas.

Meski begitu, tantangan geografis masih menjadi persoalan dalam penanganan karhutla. Sejumlah lokasi tidak dapat dijangkau secara optimal menggunakan peralatan dan personel yang tersedia.

Salah satu contohnya terjadi di Kecamatan Muara Kaman. Untuk mengatasi kendala tersebut, Pemkab Kukar telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna meminta dukungan helikopter untuk membantu pemadaman melalui penyiraman dari udara.

Aulia berharap dukungan penanganan dari pemerintah pusat dapat semakin diperkuat, terlebih jika status karhutla ditetapkan sebagai bencana nasional.

“Memang di beberapa titik yang kami ketahui, penanganannya membutuhkan upaya lebih. Mudah-mudahan, dengan proses penetapan sebagai bencana nasional, penanganannya bisa lebih masif lagi,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kukar, Setianto Aji Nugroho, mengatakan penanganan karhutla masih terus dilakukan. Namun, keterbatasan akses menjadi salah satu hambatan yang dihadapi personel ketika harus menjangkau lokasi kebakaran tertentu.

Pemkab Kukar berharap sinergi antarpersonel dan dukungan pemerintah pusat dapat semakin memperkuat upaya pengendalian karhutla, sehingga penanganan di seluruh wilayah terdampak bisa berjalan lebih optimal. (Adv)

Editor : RF
Sumber : AND

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *