Screenshot
Bagikan 👇

Timesnusantara.com, KUKAR – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, melantik dan mengambil sumpah 35 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar. Pelantikan yang berlangsung di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Jumat (6/11/2026), mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas.

Dari total pejabat yang dilantik, sebanyak tiga orang merupakan pejabat pimpinan tinggi pratama, lima orang pejabat administrator, dan 27 orang pejabat pengawas. Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan tata kelola pemerintahan daerah agar pelaksanaan program dan pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih optimal.

Dalam sambutannya, Aulia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang mendapat amanah baru. Ia mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar kedudukan, melainkan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh komitmen dan dedikasi.

Menurutnya, masyarakat menantikan hasil nyata dari setiap tugas dan pengabdian aparatur pemerintah. Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja masing-masing tanpa membutuhkan waktu terlalu lama.

“Saya berpesan agar Bapak dan Ibu tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru. Segera laksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan jabatan yang telah dipercayakan,” pesannya.

Aulia juga menekankan pentingnya kepemimpinan dan koordinasi di setiap perangkat daerah. Para pejabat diminta mampu memberikan arahan yang jelas kepada jajaran di bawahnya sehingga pelaksanaan tugas pokok dan fungsi masing-masing dapat berjalan secara efektif.

Selain itu, ia meminta pejabat yang mengalami pergantian posisi segera menyelesaikan proses serah terima jabatan, termasuk administrasi dan pekerjaan yang masih berjalan. Ia berharap seluruh proses tersebut dapat dituntaskan dalam waktu satu minggu agar pejabat baru bisa langsung bekerja secara optimal.

“Bawahan dan seluruh jajaran di masing-masing perangkat daerah membutuhkan arah serta koordinasi yang jelas sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar, Rendra Abadi, mengatakan pelantikan tersebut terdiri atas tiga pejabat pimpinan tinggi pratama, lima administrator, dan 27 pengawas.

Ia menyebutkan, pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab Kukar masih akan berlanjut. Pemerintah daerah berencana kembali melaksanakan pelantikan pada November 2026 untuk mengisi sejumlah jabatan yang masih kosong.

Rendra berharap seluruh pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dan menuntaskan serah terima jabatan. Bahkan, proses tersebut diharapkan dapat dilakukan mulai Senin sehingga tidak menghambat pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

“Harapannya, pejabat yang baru dilantik bisa segera menyesuaikan diri. Kalau bisa, hari Senin sudah serah terima jabatan karena masyarakat menunggu kita,” ungkapnya.

Terkait jabatan yang masih kosong, Rendra menjelaskan terdapat sekitar delapan posisi yang belum terisi dan sementara dijalankan oleh pelaksana tugas (Plt). Kekosongan tersebut antara lain disebabkan adanya pejabat yang memasuki masa pensiun.

Melalui pelantikan ini, Pemkab Kukar berharap penguatan struktur organisasi dapat mendorong peningkatan kinerja aparatur, mempercepat pelaksanaan program pembangunan, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Adv)

Editor : RF
Sumber : AND

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *