Timesnusantara.com , Samarinda –
Tahun ini, sering terlihat truk mengantri di SPBU untuk mengisi bahan bakar solar. Masalah ini tidak hanya terjadi di luar kota, tapi juga didalam Kota Samarinda.
Panjangnya antrian truk itu menyebabkan kemacetan yang sangat panjang, tapi juga sampai ada yang menginap didalam truk, hanya untuk mengantri solar hingga esoknya. Masalah ini pun ditanggapi oleh anggota Komisi III DPRD Samarinda, Eko Elyasmoko yang menduga SPBU telah bersekongkol dengan oknum-oknum tertentu yg memfasilitasi penimbunan solar.
Eko menilai, antrian truk yang sedang memburu BBM jenis solar itu akhir-akhir ini sangat padat yang menyebabkan kemacetan di SPBU dalam kota. Kelangkaan solar ini diduga SPBU telah menyuplai ke oknum-oknum tertentu. Bahkan, ada dugaan yang didengar, Solar di giring untuk kepentingan perusahaan tambang.
“Cuma permasalahannya sekarang ini, Dengan kelangkaan solar ini ada apa? Saya dengar juga ada yang menyinggung dikarenakan pertambangan, tetapi tidak semua pertambangan membutuhkan solar, ada juga pertambangan yang tidak memakai solar.” Ucap Eko.
“Langkah yang bisa kami lakukan sekarang, Kami akan lebih tegaskan kepada pihak Hukum yang bisa menyelesaikan permasalahan Oknum ini. Seperti demo sekarang ini yang ada di Pemkot, opini ini atau upaya masyarakat untuk mendapatkan haknya tentang Solar, Tapi juga perlu ada respon balik dari Pemkot bahwasannya ini mereka sudah melakukan aksi demo menuntut hak nya. Pemkot harus dengan tegas mendengar suara aksi mereka. Mungkin nanti kita bisa juga bersama semua anggota Komisi 3 berkumpul lagi untuk komunikasi dan memanggil pihak-pihak terkait, Apabila ada tanda kutip permasalahan yang ada di lapangan tentang Ini.” Tutup Eko.
- Penulis Rudy Fadlansyah
