Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.
Warga Kota Samarinda Kalimantan Timur keluhkan pengetapan Bahan Bakar Minyak (BBM), terutama jenis BBM Pertalite dan Solar.

Bahkan pengetap tak segan melakukan pengisian langsung menggunakan jerigen ataupun kendaraan yang dimodifikasi tangkinya di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Menanggapi permasalahan BBM tersebut, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kaltim Nidya Listiyono mengatakan, dalam hal ini Pihak Kepolisian yang kemudian punya wewenang untuk menindak lanjuti oknum pengetap BBM.

“Tapi diharapkan pengusaha-pengusaha SPBU kemudian menjalankan monitoringnya, menjalankan controllingnya dalam pengawasan dilapangan, supaya tidak terjadi pengetapan.” Ucap Nidya.

“Kalau pun memang ada pengetapan yang diketahui, segera laporkan. Kalo menurut saya sih seperti itu.” Tutup Nidya.

  • Penulis RF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *