Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.
Nursobah Anggota DPRD Samarinda Fraksi PKS secara tegas menolak kebijakan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). selain menolak kenaikkan harga BBM, dia juga memberikan saran dan 10 solusi kepada pemerintah.

Solusi yang pertama adalah, menggunakan kesempatan penambahan windfall dari perusahaan terkena dampak tak terduga akibar ekspor.

Kedua, menggunakan restrukturisasi pembiayaan IKN. Dimana, beberapa pembiayaan yang dianggap tidak penting, maka perlu segera dilakukan normalisasi. Ketiga, menghitung ulang anggaran pensiun DPR RI.

“Keempat, reduksi struktur gemuk BUMN. Sebab, tidak semua BUMN menguntungkan atau tidak memberikan benefit cukup,” ucapnya.

Lanjutnya Kelima, mengurangi belanja infrastruktur. Ini merupakan upaya mengurangi beban berat APBN dan perlu dipertimbangkan.

Yang keenam, memanfaatkan kenaikkan harga batubara sebagai added value untuk BBM. Sebab harga batubara mengalami peningkatan, sementara harga BBM dunia saat ini mengalami penurunan.

Ketujuh, kata dia,  fokus penguatan UMKM, yang selama ini kurang mendapatkan perhatian pemerintah. Kedelapan, mengambil kendali harga normal, sehingga jangka pendeiknya pemerintah melakukan regulasi ulang seluruh bahan pokok.

Kesembilan, memberikan jaminan kesehatan murah, walupun tidak harus gratis.

Dan terkahir atau kesepuluh,  jaminan beasiswa pendidikan murah untuk warga dengan memberikan fasilitas ruang belajar yang dianggap tidak mencukupi.

Ia berharap terkait kebijakan kenaikan BBM, saran maupun solusi ini bisa diterapkan ataupun dijadikan bahan pikiran bersama pemerintah pusat untuk kesejahteraan rakyat.

  • Penulis RF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *