Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyuarakan pandangannya terkait Pembangunan Kawasan Ibu Kota Negara (IKN), yang akan dilakukan di Provinsi Kalimantan Timur.

Rusman Ya’qub perwakilan dari Partai PPP menjelaskan, Kawasan Peta IKN yang dinilai belum ada sampai saat ini menjadi persoalan untuk masyarakat khususnya Kalimantan Timur.

“Karena informasi yang kita dapatkan selama ini, itu hanya luasan saja, artinya tidak konkrit. Yang kita tidak ingin adalah jangan sampai kawasan IKN itu diatas peta dicantumkan seperti itu tapi faktanya tidak masuk,” ucapnya.

Menurutnya, kawasan Peta IKN perlu secara detail diperlihatkan, batasan-batasannya yang sampai mana dan dimana saja letak perhitungan batasan yang tercantum pada Peta tersebut.

“Akhirnya apa nanti di RTRWnya provinsi kaltim gak masuk, di IKN juga gak masuk jadinya apa? Kan menyengsarakan rakyat, karena sampai hari ini kita belum pernah melihat detail dari kawasan IKN itu,” tegasnya.

Ia menyayangkan, jika terjadi kawasan pemukiman tidak termasuk dalam peta tersebut akan berakibat fatal bagi keberlangsungan IKN ini.

“Apalagi yang selama ini ada kawasan pemukiman, kawasan masyarakat tidak masuk dalam itu, dan akhirnya kita juga sudah keluarin di peta kaltim, kan siapa yang ngurusin. Dia gak masuk juga di kaltim gak masuk juga di IKN,” ucapnya.

Diharapkan, Pemerintah Provinsi Kaltim agar bisa secara detail menjabarkan peta kawasan IKN ini secara terperinci, karena yang baru diketahui kawasan yang terdata baru hanya Sepaku dan Samboja, tetapi PPP meminta secara detail perkampung dan kawasan perdesaannya lainnya seperti apa nantinya.

  • Penulis RF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *