Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.

Wakil Ketua DPRD Kaltim Sigit Wibowo mendukung pengajuan proposal pemindahan gedung Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kaltim.

Ia menjabarkan, letak gedung DPKD Kaltim yang ada di Jalan Ir Juanda, Samarinda sekarang ini tidak lagi refresentatif untuk dikunjungi masyarakat.

Menurutnya, setelah adanya flyover pembangunan, akses jalan kerap tergenang banjir ketika musim hujan. Turut membuat prihatin, banjir juga masuk di lantai satu gedung kantor perpustakaan.

“Bangunan gedung perpustakaan ini sudah tidak refresentatif lagi setelah di situ dibangun flayover. Itu sudah tidak bagus lagi pemandangannya,” ucapnya saat ditemui.

Ia juga menambahkan, minat masyarakat menurun untuk mengunjungi perpustakaan tersebut. Terkhusus anak-anak yang masih membutuhkan informasi dengan membaca dalam buku.

“Kalau dulu waktu terbuka banyak masyarakat yang datang, khususnya sekolah anak-anak untuk perpustakaan. Padahal ini terkait dengan bagaimana literasi kita,” ujarnya.

Informasi yang berbeda, pengajuan proposal pemindahan gedung DPKD ke Hotel Atlet Sempaja telah disampaikan kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kaltim HM Syafranuddin ke Gubernur Kaltim, tapi informasi yang didapat bahwa proposal tersebut ditolak. Sebab Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim melalui UPTDnya berencana akan memfungsikan kembali Hotel Atlet Sempaja sebagai hotel.

“Banjir yang menjadi masalahnya. Jadi ya bagusnya dicarikan lahan atau lahan lain milik Pemprov, atau bisa saja diubah settingannya. Karena yang kemarin kan ke Hotel Atlet informasi yang diterima tidak disetujui,” ungkapnya.

Terkait dengan pemindahan gedung yang masih simpang siur, Sigit mengaku hanya mendapatkan mendapatkan laporan terkait hal tersebut. Namun mengenai hal ini, tentunya ada di tangan Gubernur Kaltim.

“Kalau kebijakan seperti apa, tentunya ada di Gubernur,” ucapnya.

Dia berharap, Pemprov Kaltim dapat menyikapi masalah yang dihadapi DPK Kaltim dan segera dapat mengambil tindakan tepat untuk menyelamatkan DPK Kaltim.

“Prinsipnya karena ini untuk ruang publik ya harus refresentatif, itu kita dorong,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *