Timesnusantara.com – Samarinda.
Untuk mewujudkan kemampuan dan kemandirian daerah serta memperkuat struktur penerimaan daerah, maka kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam struktur APBD harus senantiasa ditingkatkan karena merupakan salah satu tolak ukur kemampuan dan cermin kemandirian daerah.
Minimnya perolehan PAD masih dianggap sebagai hambatan dan ini harus segera dievaluasi secara sungguh-sungguh oleh masing-masing pemerintah daerah dalam upaya peningkatan pelayanan dan fasilitasi kepada masyarakat.
Padahal, kurang efektif dan efisiennya target untuk mencapai realita pemenuhan kebutuhan masyarakat merupakan salah satu hal yang menjadi pangkal permasalahan kurang tercapainya pendapatan daerah selama ini.
Kota Samarinda sendiri, memiliki banyak potensi untuk menggali sumber pendapatan asli daerah, Ucap Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Samri Shaputra.
Ia menilai banyak sektor yang bisa didapatkan oleh Pemkot sebagai ladang meningkatkan pendapatan asli daerah kota Samarinda. Contohnya disektor parkir yang saat ini masih menjadi PR bagi pemerintah.
“Pendapatan disektor parkir kita aja baru 2 sampai 3 miliar saja, andaikan itu bisa dimaksimalkan PAD kita bisa bertambah dengan signifikan,” ungkapnya, Jumat (11/11/22).
Selama ini ia menilai bahwa pemerintah kota belum berani memberikan terobosan untuk meningkatkan sumber penghasilan daerah, sehingga pemerintah perlu untuk memberikan terobosan agar pendapatan daerah di Kota Tepian ini bisa bertambah.
Pendapatan asli daerah (PAD) yang besar maka akan menunjang kemajuan pembangunan daerah juga, dengan ini ia sangat berharap agar pemerintah bisa meningkatkan PAD agar pembangunan di Kota Samarinda juga dapat berjalan dengan massif.
“Kalau kita hanya mengandalkan daru Dana Bagi Hasil atau Bantuan provinsi saja maka kita tidak akan maju,” tegasnya.
Samri beranggapan pemerintah bisa meningkatkan PAD sampai dengan 1 triliun karena ia yakin bahwa pemerintah sebenarnya mampu untuk menghasilkan dengan kondisi daerah yang sudah terbilang maju dan sudah banyak sektor yang berinvestasi di Kota Tepian ini.
“Sebenarnya kita bisa, banyak sektor yang berinvestasi di kota kita, tinggal dimaksimalkan saja, sama seperti parkir, andaikan saja itu bisa dimaksimalkan otomatis PAD kita bakal bertambah,
“Karena setiap tahun jumlah kendaraan selalu bertambah hingga ribuan, sayang sekali sumber PAD dari sektor parkir belum maksimal,” pungkasnya.
