Timesnusantara.com – Samarinda.
Pemanfaatan Teknologi Informasi pada sektor pemerintahan sebagai solusi dari permasalahan pelayanan pemerintahan dalam pelayanan parkir kendaraan.
E-parking adalah Solusi Pengelolaan Retribusi Parkir secara Elektronik untuk Pemerintah Daerah.
Nantinya pembayaran parkir dengan sistem non tunai ini menggunakan dua sistem pembayaran, yaitu sistem pembayaran melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dan NFC (Near Field Communication).
Beberapa kebijakan daerah akan diarahkan pelaksanaannya melalui sistem online. Seperti halnya, pungutan parkir yang akan diterapkan melalui e-pakring.
Selain disinyalir meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penerapan e-parking juga untuk memberikan pelayanan maksimal dan kenyamanan kepada pengguna jasa parkir.
Terkait hal ini, Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Fuad Fakhruddin menyampaikan jika pengawasan E-parking yang belum maksimal akan berimplikasi pada PAD Samarinda.
Menurutnya beberapa obyek yang masih belum maksimal untuk mendongkrak pendapatan asli daerah, diantaranya penerapan E-parking yang belum optimal sehingga perlu di evaluasi.
“Harusnya parkir merupakan sumber pendapatan yang berpotensi meningkatkan PAD terlebih adanya pembaruan melalui sistem teknologi,” tegasnya.
Selanjutnya, ia sampaikan masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui. Sehingga, perlunya dan pentingnya sosialisasi dari pihak Pemkot Samarinda kepada masyarakat terkait informasi penggunaan alat e-parking tersebut.
“Disini, masyarakatnya yang belum mengerti atau memang soliasisasinya yang masih kurang. Secara, alat sudah diberikan secara menyeluruh,” terangnya.
Politisi Partai Gerindra ini pun berharap agar Pemkot Samarinda bisa segera melakukan perbaikan terkait pelaksanaan e-parking.
Terutama kepada pelaksana teknis dilapangan, guna menghindari potensi adanya kebocoran parkir seperti membayar secara tunai dan berpotensi tidak dimasukan laporan pendapatan.
“Pengawasan yang maksimal dinilai menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan e-parking. Jika pelaksanaan e-parking sudah maksimal, maka turut meningkatkan pendapatan daerah pula,” pungkasnya.
