Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.

Dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), seharusnya potensi wisata yang tinggi di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) adalah suatu hal yang patut dibanggakan.

Hal ini pun disorot Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis.

Akan tetapi, pengelolaan infrastruktur yang lemah di Benua Etam ini disayangkan oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Terlebih infrastruktur menurutnya adalah salah satu faktor penting, yang berperan sebagai penunjang pariwisata dalam hal aksebilitas.

“Sekarang aja udah kelihatan kalau sebenarnya pariwisata makin naik, jadi saya harap infrastrukturnya juga harus dimaksimalkan,” jelasnya kepada awak media.

Ia juga menuturkan bahwasanya pekerja dari luar yang kerap ditempatkan Pemerintah Pusat di Benua Etam ini, turut membuat sektor wisata Kaltim semakin ramai dikunjungi.

“Kerasa sekali sekarang, kita disini kalau weekend makin rame, terus juga banyak dari luar. Mungkin dari pekerja-pekerja diluar yang memang ditempatkan sama pemerintah pusat untuk ada disini.
Jadi infrastruktur ini permasalahannya,” bebernya.

Melihat dari kacamata komisinya, yakni komisi IV, mulai dari persoalan pendidikan, kesehatan, hingga pariwisata. Sektor yang masih sangat amat kurang ditingkatkan adalah infrastruktur.

“Saya di komisi IV khususnya, dari segi pendidikan, kesehatan, pariwisata ada disini juga. Kita itu yang kurang tetap saja persoalan infrastrukturnya. Kita infrastrukturnya belum maksimal,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *