Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Samarinda.

Pemberian Fasilitas Pemulihan Pasca Trauma Akibat Pelecehan Seksual dirasa perlu menjadi sorotan, ini dilatar belakangi oleh tingginya angka kasus kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia termasuk di Samarinda, namun hanya sedikit yang akhirnya mendapatkan pelayanan.

Demikian hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sani Bin Husain, ia menilai fasilitas pemulihan tempat ini merupakan tempat untuk membantu memulihkan rasa trauma yang ada, sehingga nantinya pengguna akan siap kembali terjun di masyarakat.

Menurutnya korban-korban pelecehan seksual itu tidak mudah dalam masa pemulihannya karena masih memiliki trauma mendalam, mulai dari segi kesehatan, maupun psikologinya. Dikarenakan hal itu merupakan kejadian yang dianggap tabu ditengah-tengah masyarakat.

“Masyarakat kita ini harus diedukasi, apalagi mereka ini korban, bukan mereka yang menginginkan jadi korban. Tapi malah seakan mereka seperti pelaku dimata masyarakat,” ungkapnya saat ditemui awak media.

Oleh karena itu, Sani berharap tujuan pemberian fasilitas tersebut ialah untuk membantu memulihkan rasa trauma yang ada sehingga nantinya mereka akan siap untuk kembali terjun di masyarakat.

“Korban tersiksa, sedangkan pelaku kan lihat mereka bebas kesana dan kemari, tidak ada yang tau kalau dia penjahat kekerasan seksual, karena korban tidak berani buka suara itu tadi, padahal bisa saja diatasi kalau mereka buka suara, sehingga meminimalisir korban-korban lainnya,” ucapnya.

Politisi Partai PKS tersebut berpesan agar dari pihak pemerintah dapat memberikan pemahaman berupa sosialisasi yang berkaitan dengan persoalan itu, agar bertujuan sebagai pembelajaran kepada orang tua dan anak serta masyarakat terlebih kepada para korban.

“Orang tua jangan malu, bukan anakmu yang mau. Dia hanya korban, jadi kita harus lawan pelaku, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) ini harus mendampingi dan kawal sampai tuntas,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *