Timesnusantara.com- Kalimantan Timur. Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono mengungkapkan, bahwa jumlah aset tanah di Kaltim sangat banyak, sehingga diharapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) mampu memaksimalkan semua peluang tersebut menjadi sebuah pemasukan daerah.
“Misalnya lahan milik Pemprov yang terletak di bantaran Sungai Mahakam, perusahaan swasta yang terletak di wilayah tersebut bisa berkolaborasi dengan pemerintah di bidang pelabuhan,” ungkapnya, Senin (06/11/23).
Nidya menegaskan, aset tanah harus bisa dimanfaatkan serta dijadikan peluang bagi pemerintah daerah agar tidak terjadi pembiaran, penggunaan aset juga merupakan arahan dari Kementrian Keuangan.
“Pemerhatian aset adalah hal penting bagi kita saat ini, jangan sampai hanya dibiarkan begitu saja padahal potensi PAD-nya besar,” tuturnya.
Politikus Partai Golkar itu,mengapresiasi kebijakan pemerintah daerah yang mulai bertahap memberikan pembenahan terhadap aset, seperti perbaikan kawasan Stadion Palaran dan lainnya.
Penulis : Nur Faradita
