Bagikan 👇

Timesnusantara.com- Kalimantan Timur. Sekolah inklusi merupakan sekolah yang menerima dan memberikan pelayanan pendidikan kepada anak-anak berkebutuhan khusus seperti autis, tunarungu, tunanetra, cacat fisik, dan lain-lain.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Puji Setyowati mengungkapkan akan mengawasi dan mendukung pengembangan sekolah inklusi di Kaltim, agar anak-anak berkebutuhan khusus dapat mendapatkan pendidikan yang layak dan tidak terpinggirkan.

“Sekolah inklusi ini harus diperkuat, baik dari segi sarana prasarana maupun penyediaan alat-alat bagi anak-anak yang membutuhkan di dalam sekolahan itu,” ungkapnya, Selasa (07/11/23).

Puji mengatakan Komisi IV DPRD Kaltim akan melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah inklusi di Samarinda untuk melihat apa saja yang dibutuhkan.

“Kita harus melihat langsung kondisi sekolah inklusi, jangan sampai sekolahnya inklusi, tetapi penerapan pembelajaran masih reguler, sama saja. Malah hal itu tak ada gunanya,” tuturnya.

Politikus Partai Demokrat itu mengatakan, hal-hal yang wajib diterapkan di sekolah inklusi, yakni harus ada guru pendamping, harus ada alat bantu, serta harus ada aksesibilitas yang memudahkan anak-anak berkebutuhan khusus itu.

“Anak-anak berkebutuhan khusus ini juga punya hak untuk mendapatkan pendidikan yang baik, oleh karena itu kita harus memberikan dukungan dan fasilitas yang memadai bagi anak penyandang disabilitas, agar mereka bisa merasa nyaman dan termotivasi untuk belajar,” pungkasnya.

Harapannya, agar pemerintah daerah dan masyarakat dapat memberikan perhatian lebih kepada anak-anak berkebutuhan khusus, agar mereka dapat berkembang dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Penulis : Nur Faradita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *