Bagikan 👇

Timesnusantara.com- Kalimantan Timur. Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Samsun menekankan, dalam meningkatkan mutu pembelajaran sekolah guru tidak lagi dibebani urusan administrasi yang cukup banyak dengan alasan tuntutan kurikulum.

“Persyaratan administratif kalau bisa ditangani kepada bagian administratif yang khusus, sehingga ada pembagian kerja yang dapat memaksimalkan peran guru untuk mengajar di kelas,” ungkapnya.

Menurut Samsun, beban administratif dalam memenuhi tugas kurikulum menurunkan efektifitas mengajar, karena waktu mereka harusnya lebih banyak kepada mendidik siswa.

“Saya mengamati, waktu mereka tersita untuk mengurus administratif dan kerap kali tugas sekolah tersebut dibawa ke rumah, jadi seharusnya walaupun ada kewajiban administratif tapi kalau bisa didistribusikan kepada bidang lain yang khusus menangani,” tuturnya.

Lebih lanjut, Samsun mengatakan secara khusus untuk Kaltim program pendidikan lokal harus berakselerasi, karena menyongsong IKN supaya SDM daerah bisa bersaing dengan yang ada di Jawa ataupun luar Kalimantan lainnya.

“Kita bersaing kini bukan lagi di level nasional tetapi skala internasional,” pungkasnya.

Penulis : Nur Faradita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *