Bagikan 👇

Timesnusantara.com, KUKAR. Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DiskopUKM) Kutai Kartanegara (Kukar) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 6 miliar untuk mendukung Program Usaha Kecil Idaman tahun 2024. Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung enam kegiatan utama, termasuk pelatihan, sosialisasi, pendampingan, dan pemberian sarana serta prasarana usaha.

Kepala Bidang Pengembangan UKM DiskopUKM Kukar, Fathul Alamin, menyatakan bahwa DiskopUKM sebagai leading sektor dalam meningkatkan para pelaku usaha memiliki kewajiban untuk memberikan pelatihan, bantuan sarana prasarana, dan pendampingan.

“Ada kegiatan pelatihan mulai dari pembuatan kemasan hingga pemberian bantuan kepada pelaku UMKM,” ujar Fathul.

Anggaran Rp 6 miliar untuk Program Usaha Kecil Idaman akan digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk mengikuti pameran di luar daerah sebagai bagian dari promosi produk UMKM Kukar. Selain itu, DiskopUKM terus mendorong pelaku usaha untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB).

“Dari total 59.000 pelaku usaha, yang sudah memiliki izin usaha mencapai 43.000. Kami menargetkan untuk menuntaskan izin usaha bagi sekitar 15.000 pelaku usaha yang belum memiliki izin tahun ini,” tambahnya.

Tahun ini, DiskopUKM akan memberikan berbagai paket bantuan, baik yang bersumber dari APBD maupun dari pokok-pokok pikiran anggota dewan. Ada beberapa lokus bantuan sesuai dengan permintaan dari pemilik pokir, termasuk bantuan alat mesin jahit, alat masak lengkap, dan alat pembuatan kue lengkap. Selain itu, DiskopUKM juga menyediakan bantuan alat kemasan dan pemberian rombong atau booth UMKM.

“Target kami ada 68 pelaku usaha yang akan menerima rombong, sementara untuk alat kemasan akan diberikan kepada sekitar 8 kelompok usaha,” ungkapnya.

Meskipun jumlah pelaku usaha yang menerima bantuan relatif kecil dibandingkan dengan total pelaku usaha di Kukar, Fathul menekankan bahwa bantuan ini bersifat stimulan. Bantuan ini diberikan kepada pelaku usaha yang dinilai potensial dan mampu mengembangkan usahanya, sehingga diharapkan menjadi contoh bagi pelaku usaha lainnya.

“Kami DiskopUKM juga menyediakan bantuan permodalan melalui program kredit Kukar Idaman dengan bunga 0%. “Bantuan ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengembangkan usahanya secara mandiri,” pungkas Fathul (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *