Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Penyelenggaraan Open Tournament Angkat Besi Piala Gubernur Kaltim 2024, kategori under 14 dan 15-17 tahun, yang digulirkan dari 16-20 Oktober 2024 resmi dibuka, pada Rabu (16/10/2024) siang di Aula eks Kantor Dispora Kaltim, Komplek GOR Kadrie Oening, Samarinda.

Para peserta berasal dari Samarinda, Berau, Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Barat (Kubar), Bontang, Kutai Timur (Kutim), serta beberapa daerah lain seperti Banten dan Kalimantan Tengah (Kalteng).

Rasman, Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim sekaligus Ketua Penyelenggaraan, menyampaikan bahwa sebanyak 74 lifter muda dari berbagai daerah ikut serta dalam turnamen ini dan akan bertanding dalam 6 kelas.

Ia mengatakan, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dinilai memiliki nilai strategis dalam pengembangan daya juang atlet junior. Pihaknya ingin turnamen ini bisa menambah pengalaman bertanding para atlet, sehingga mereka siap menghadapi berbagai kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi.

“Turnamen ini bertujuan untuk mengembangkan talenta-talenta muda di bidang angkat besi, khususnya atlet usia dini. Selain itu, ajang untuk menjadi pelapis bagi atlet senior dan mempersiapkan diri untuk kompetisi nasional dan internasional di masa mendatang,” ujar Rasman.

Menurut Rasman, pengalaman bertanding sejak dini menjadi modal penting bagi para atlet junior untuk berkembang lebih jauh di ajang kompetisi nasional dan internasional. Turnamen ini diharapkan dapat menjadi batu loncatan bagi para atlet muda untuk meraih prestasi yang lebih besar di masa depan.

“Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak, terutama Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Kaltim, yang telah bekerja sama untuk menyukseskan kegiatan ini,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Ketua PABSI Kaltim, Agiel Suwarno, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Dispora Kaltim atas dukungannya dalam penyelenggaraan turnamen angkat besi. Agiel berharap dukungan dan saran dari semua pihak dapat membantu meningkatkan kualitas pembinaan atlet.

Kemudian, Agiel juga menekankan pentingnya perencanaan dalam pengembangan atlet, meskipun menyadari bahwa tugas yang dihadapi masih cukup berat. Namun, pihaknya selalu berupaya untuk merencanakan langkah-langkah strategis.

“Mohon dukungannya, rencana tahun ini kami akan memberikan bantuan peralatan latihan untuk pengurus PABSI di kabupaten/kota,” ungkapnya.

Ia mengakui bahwa pembinaan di kabupaten/kota masih kurang optimal, karena hanya beberapa daerah yang secara konsisten menyumbangkan atlet untuk Kaltim di tingkat nasional.

“Maka dari itu kami dari PABSI berharap melalui kegiatan ini, pembinaan dapat merata dan lebih banyak daerah yang berkontribusi dalam pengembangan atlet,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *