Timesnusantara.com – Samarinda. Kampung Tenun dan Rumah Tua di Samarinda kini semakin dikenal sebagai destinasi wisata budaya yang memikat, mengajak wisatawan untuk lebih dekat dengan warisan budaya Kalimantan Timur. Di kawasan ini, para pengunjung dapat menikmati keindahan kain tenun tradisional Samarinda yang khas serta melihat langsung proses pembuatannya yang dilakukan oleh para perajin lokal.
Kampung Tenun terletak di kawasan Samarinda Seberang, yang sudah sejak lama menjadi pusat pembuatan kain tenun khas Samarinda. Kain tenun ini dibuat dengan teknik tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Setiap motif tenun memiliki makna dan filosofi yang mendalam, mencerminkan kearifan lokal masyarakat setempat. Proses pembuatan kain tenun yang memerlukan ketelitian dan kesabaran ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana tradisional yang autentik.
Selain Kampung Tenun, Rumah Tua Samarinda juga menjadi bagian dari wisata sejarah di kawasan ini. Rumah tua ini, yang diperkirakan sudah berusia lebih dari satu abad, merupakan bangunan bersejarah dengan arsitektur khas Melayu dan Tionghoa yang masih terjaga keasliannya. Wisatawan dapat menjelajahi interior rumah yang menyimpan berbagai benda peninggalan dan merasakan atmosfer sejarah Samarinda di masa lampau.
Kepala Dispar Kaltim Ririn Sari Dewi berharap, pengembangan Kampung Tenun dan Rumah Tua ini dapat mendukung sektor pariwisata dan memberdayakan masyarakat setempat.
“Kami ingin menjadikan Kampung Tenun dan Rumah Tua sebagai ikon budaya Samarinda, sehingga lebih banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang datang ke sini,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kaltim.
Para perajin dan penduduk sekitar menyambut baik perhatian pemerintah dan meningkatnya minat wisatawan terhadap Kampung Tenun dan Rumah Tua. Salah satu perajin tenun menyatakan bahwa minat pengunjung yang meningkat ikut mendukung kesejahteraan para perajin dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk melestarikan budaya tenun.
Dengan adanya Kampung Tenun dan Rumah Tua, Samarinda tidak hanya menawarkan keindahan alam tetapi juga memperkuat identitas budaya dan sejarahnya. Destinasi wisata ini diharapkan menjadi ikon budaya yang mampu menarik perhatian lebih banyak wisatawan sekaligus menjadi sumber inspirasi untuk generasi muda dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal.
