Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Sulasih, memberikan apresiasi terhadap ajang Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum yang digelar oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim. Menurut Sulasih, program yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim ini sangat penting untuk menanamkan pemahaman hukum kepada para pelajar sejak usia dini.

Sulasih menjelaskan bahwa kesadaran hukum sangat krusial dalam membentuk karakter pelajar agar mereka dapat menghindari pelanggaran hukum dan berkontribusi pada pembentukan masyarakat yang lebih baik.

“Pelajar yang paham hukum tidak hanya bisa menghindari pelanggaran, tetapi juga menjadi teladan bagi teman-temannya. Ini sangat penting untuk menciptakan kesadaran hukum di kalangan remaja,” ujarnya.

Program ini, yang baru saja berlangsung di Balikpapan, juga bertujuan untuk memilih pelajar yang bisa menjadi agen perubahan dalam menyebarkan pengetahuan hukum kepada sesama remaja.

“Duta Pelajar Sadar Hukum yang terpilih diharapkan tidak hanya memahami hukum, tetapi juga mampu menjadi contoh yang baik, menghindari tindakan yang melanggar hukum, dan menyebarkan pentingnya kesadaran hukum di kalangan teman-temannya,” tambah Sulasih.

Selain itu, Sulasih juga menyoroti pentingnya memasukkan materi hukum dalam kurikulum pendidikan, terutama di tingkat SMA. Ia mengusulkan agar pengetahuan tentang hukum diperkenalkan lebih awal kepada para pelajar.

“Pengenalan hukum di sekolah akan sangat membantu siswa untuk memahami peraturan yang ada dan konsekuensinya,” ujarnya.

Sulasih juga mengangkat masalah tingginya angka kekerasan yang terjadi di kalangan remaja, yang seringkali berakar dari permasalahan keluarga dan lingkungan sosial. Ia menekankan pentingnya pendekatan yang lebih empatik untuk mengatasi hal tersebut.

“Kita perlu mendengarkan keluhan mereka dengan hati-hati dan bukan hanya memberikan ceramah atau instruksi,” kata Sulasih.

Dengan adanya ajang Pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum, Sulasih berharap generasi muda di Kalimantan Timur dapat menjadi lebih sadar hukum, serta berperan aktif dalam menciptakan perubahan positif di masyarakat.

“Dengan peningkatan kesadaran hukum, generasi muda kita akan lebih siap menghadapi tantangan yang ada di masa depan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *