Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. La Ode Nasir, anggota DPRD Kalimantan Timur, menegaskan bahwa perbaikan di sektor pendidikan dan kesehatan harus menjadi fokus utama dalam pembangunan di Balikpapan. Menurutnya, dua sektor ini memiliki dampak langsung terhadap kualitas hidup warga kota tersebut.
Nasir mengungkapkan bahwa salah satu masalah mendesak yang perlu diatasi adalah minimnya fasilitas kesehatan, terutama di Balikpapan Barat. Ia mencatat keluhan dari warga yang menginginkan rumah sakit yang lebih lengkap di wilayah tersebut.
“Ketika saya melakukan kunjungan ke Balikpapan Barat, warga sangat mengeluhkan kekurangan fasilitas rumah sakit. Kami akan berusaha agar rumah sakit dengan fasilitas yang memadai, seperti yang ada di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo, segera dibangun di daerah ini,” kata Nasir.
Selain itu, Nasir juga menyoroti kebutuhan mendesak di bidang pendidikan. Ia menjelaskan bahwa pembangunan 20 sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) akan segera dilaksanakan di berbagai lokasi di Balikpapan. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan, terutama di daerah yang kurang terjangkau.
“Pembangunan sekolah-sekolah ini diharapkan bisa memberikan kesempatan pendidikan yang lebih merata dan meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh Balikpapan, terutama di daerah-daerah terpencil,” ujarnya.
Nasir berharap dengan adanya peningkatan fasilitas kesehatan dan pendidikan, kesejahteraan masyarakat Balikpapan akan semakin baik. Ia percaya bahwa pemenuhan kebutuhan dasar warga, baik dalam bidang kesehatan maupun pendidikan, akan berdampak positif bagi kualitas hidup mereka ke depannya.
