Bagikan 👇

Timesnusantara.com – Kalimantan Timur. Sebagai kota yang berperan penting dalam mendukung keberhasilan Ibu Kota Nusantara (IKN), Balikpapan menghadapi berbagai tantangan dalam mempersiapkan infrastruktur yang mendukung konektivitas. Sabaruddin Panrecalle, anggota DPRD Kalimantan Timur, menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan pusat untuk memastikan persiapan tersebut berjalan lancar.

Sabaruddin menyatakan bahwa untuk menjadikan Balikpapan sebagai pintu gerbang IKN yang efektif, pengembangan infrastruktur harus menjadi prioritas utama.

“Kami membutuhkan dukungan anggaran yang signifikan dari pemerintah pusat untuk memastikan Balikpapan siap menyambut IKN,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap peningkatan kapasitas infrastruktur tidak hanya di Balikpapan, tetapi juga di daerah-daerah penyangga lainnya seperti Samarinda, Penajam Paser Utara, dan Kutai Kartanegara. Keempat daerah tersebut akan membentuk sistem infrastruktur terintegrasi yang akan mendukung kelancaran operasional IKN, mirip dengan bagaimana Jabodetabek mendukung ibu kota Jakarta.

Salah satu isu mendesak yang perlu diatasi adalah kemacetan di Balikpapan. Sabaruddin menegaskan perlunya pembangunan jalur alternatif dan pelebaran jalan untuk mengurangi kepadatan yang terus meningkat.

“Solusi untuk kemacetan di Balikpapan tidak cukup hanya dengan rekayasa lalu lintas, namun harus ada langkah nyata berupa pelebaran jalan dan pembangunan jalur alternatif,” tuturnya.

Dalam upaya mendukung konektivitas, Sabaruddin juga menekankan pentingnya pembangunan jalan tol yang menghubungkan Balikpapan dengan IKN. Meskipun proyek tersebut sangat penting, ia mengingatkan bahwa dampak terhadap kondisi jalan lokal harus menjadi perhatian.

“Pembangunan jalan tol akan berdampak pada kondisi jalan lokal. Oleh karena itu, pemerintah pusat harus memastikan bahwa pembangunan tol ini berjalan seiring dengan peningkatan kualitas infrastruktur lokal,” jelasnya.

Anggaran yang terbatas di tingkat daerah menjadi kendala utama dalam mempersiapkan Balikpapan sebagai gerbang IKN. Sabaruddin menegaskan bahwa hanya mengandalkan APBD tidak akan cukup.

“Kami sangat membutuhkan dukungan lebih besar dari pemerintah pusat untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur di Balikpapan,” katanya.

Diakhir, Sabaruddin menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat sangat krusial untuk memastikan bahwa Balikpapan siap menjalankan peranannya sebagai gerbang utama IKN.

“Infrastruktur di Balikpapan harus dipersiapkan dengan matang, dari jalan hingga fasilitas publik. Kolaborasi erat dengan pemerintah pusat akan sangat menentukan keberhasilan ini,” terangnya.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari pemerintah pusat, Balikpapan diharapkan dapat menjalankan peran strategisnya dalam menyukseskan IKN di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *