Bagikan 👇

Timesnusantara.com — Samarinda. Kesejahteraan guru madrasah di Samarinda kembali menjadi sorotan, menyusul rendahnya upah yang mereka terima, jauh di bawah Upah Minimum Kota (UMK). Kondisi ini mendapat perhatian khusus dari Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi, yang menilai bahwa guru madrasah layak mendapatkan penghasilan yang lebih baik.

Sebagai mantan pendidik sebelum terjun ke dunia politik, Ismail memahami secara langsung tantangan yang dihadapi para guru dalam mencukupi kebutuhan hidup mereka. Meski tetap mensyukuri gaji yang diterima, ia mengakui bahwa pendapatan guru sering kali tidak sebanding dengan peran besar mereka dalam membangun generasi muda.

“Sudah saatnya para guru mendapat perhatian lebih. Kita harus mencari solusi agar mereka bisa mendapatkan penghasilan yang lebih layak,” ujar Ismail, Jum’at (14/2/2025).

Salah satu langkah yang ia usulkan adalah melibatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam upaya meningkatkan kesejahteraan guru madrasah. Menurutnya, ada potensi kerja sama antara Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan yang bisa dimanfaatkan untuk memberikan perlindungan sosial bagi tenaga pengajar tersebut.

“Kami sudah berdiskusi dengan BPJS terkait kemungkinan skema kerja sama yang dapat membantu guru madrasah. Ini bisa menjadi salah satu solusi konkret,” tambahnya.

Ismail juga membagikan pengalaman pribadinya saat masih mengajar. Suatu ketika, seorang pengelola kantin di sekolahnya menanyakan besaran gajinya sebagai guru. Setelah berbincang, ia menyadari bahwa penghasilan pengelola kantin itu ternyata lebih besar dibandingkan dengan gaji yang ia terima sebagai pendidik.

“Orang itu kaget dan bilang, ‘Jadi gaji saya lebih besar dari Anda?’ Saya hanya bisa tersenyum dan menjawab, ‘Ya, kami hanya unggul di seragam saja,’” kenangnya.

Dengan kondisi ini, Ismail berharap ada perhatian lebih dari pemerintah dan berbagai pihak terkait untuk mencari solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan guru madrasah. Baginya, tenaga pendidik adalah aset berharga yang harus dihargai dengan layak. (R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *